PENGARUH PENAMBAHAN BIOETANOL BERBASIS TEBU MOLASE TERHADAP PERFORMA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA RON 90 DAN 92

MUCHAMAD, FABIAN DEVARA (2026) PENGARUH PENAMBAHAN BIOETANOL BERBASIS TEBU MOLASE TERHADAP PERFORMA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA RON 90 DAN 92. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22021012-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (765kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22021012-SKRIPSI-BAB 1.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 2)
22021012-SKRIPSI-BAB 2.pdf

Download (524kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 3)
22021012-SKRIPSI-BAB 3.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 4)
22021012-SKRIPSI-BAB 4.pdf

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22021012-SKRIPSI-BAB 5.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
22021012-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil yang terus meningkat berdampak pada penipisan cadangan minyak bumi dan tingginya polusi udara, sehingga mendorong penggunaan energi alternatif seperti bioetanol dari tebu molase yang memiliki angka oktan dan kandungan oksigen lebih tinggi dari bensin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bioetanol pada bahan bakar RON 90 dan RON 92 terhadap performa mesin, konsumsi bahan bakar spesifik, serta emisi gas buang, dengan hipotesis bahwa campuran ini akan menyempurnakan pembakaran. Penelitian eksperimental kuantitatif ini menguji variasi campuran bioetanol 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% menggunakan mobil Mitsubishi Xpander Exceed 2017 bertransmisi otomatis. Data performa mesin dan konsumsi bahan bakar diukur menggunakan sasis dinamometer pada rentang 2000-5500 RPM, sementara emisi karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) diukur dengan gas analyzer pada kondisi mesin idle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran bioetanol 10% hingga 15% menghasilkan peningkatan torsi dan daya mesin yang paling optimal sekaligus mengefisienkan konsumsi bahan bakar. Kadar emisi CO dan HC juga mengalami penurunan secara konsisten seiring bertambahnya persentase bioetanol karena kandungan oksigen di dalamnya membantu proses pembakaran menjadi lebih sempurna. Oleh karena itu, penambahan bioetanol sebesar 10% hingga 15% pada bahan bakar RON 90 dan RON 92 sangat direkomendasikan untuk mengoptimalkan performa kendaraan dan menghasilkan emisi yang lebih ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bioetanol, Performa Mesin, Emisi Gas Buang, RON 90, RON 92.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif
Depositing User: 22021012 22021012
Date Deposited: 17 Jun 2026 02:50
Last Modified: 17 Jun 2026 02:50
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4549

Actions (login required)

View Item View Item