RANCANG BANGUN ALAT PERINGATAN KANTUK DENGAN MODE KAMERA NIGHT VISION UNTUK PENGEMUDI MALAM HARI BERBASIS HYBRID MEASURES

SAPUTRA, BAYU (2026) RANCANG BANGUN ALAT PERINGATAN KANTUK DENGAN MODE KAMERA NIGHT VISION UNTUK PENGEMUDI MALAM HARI BERBASIS HYBRID MEASURES. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
22021007-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
22021007-SKRIPSI-BAB_I.pdf

Download (174kB)
[img] Text (BAB 2)
22021007-SKRIPSI-BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22021007-SKRIPSI-BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22021007-SKRIPSI-BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
22021007-SKRIPSI-BAB_V.pdf

Download (172kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22021007-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia diiringi dengan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, faktor terbesar kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia, khususnya kondisi pengemudi yang mengantuk atau kelelahan. Kondisi ini dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan memicu terjadinya microsleep yang berbahaya. Berdasarkan data dari pusiknas.polri.go.id, terhitung dari 1 januari 2025 hingga 3 agustus 2025 tercatat ada 81,215 jumlah kecelakaan lalu lintas, dan penyebabnya adalah 95 % dari manusia, 5% dari kendaraan, 1% dari infrastruktur/jalan yang berarti menandakan bahwa hampir dari semua kasus kecelakaan diakibatkan oleh human error atau kelalaian manusia dalam berkendara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendeteksi kantuk pengemudi berbasis hybrid measures dengan mengintegrasikan indikator fisiologis dan perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), yang meliputi 2 sistem utama. Sistem pertama menggunakan ESP32 yang terhubung dengan sensor denyut jantung MAX30102 serta GPS Neo 7 dan peringatan dini berupa getaran kemudian sistem kedua menggunakan Raspberry Pi 5 yang terhubung ke kamera OV5647 IR sebagai analisis visual dan juga sebagai pusat pengolahan data, sensor MAX30102 untuk mendeteksi detak jantung (beats per minute), serta metode Eye Aspect Ratio (EAR) dan Mouth Aspect Ratio (MAR) untuk mendeteksi kondisi mata dan aktivitas menguap. Sistem juga dilengkapi dengan kamera night vision untuk mendukung deteksi pada kondisi minim cahaya, serta fitur peringatan berupa buzzer, vibration motor, dan notifikasi berbasis Internet of Things (IoT). Hasil dari penelitian ini sistem mampu mendeteksi kantuk secara real-time dengan error BPM 7,27% (masih toleransi), deteksi visual tetap optimal pada kondisi minim cahaya, serta akurasi GPS dengan deviasi 8,45 meter. Sistem peringatan juga responsif terhadap kondisi microsleep.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kantuk pengemudi, microsleep, hybrid measures, deteksi kantuk, detak jantung, EAR, MAR, night vision, IoT, GPS
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif
Depositing User: 22021007 22021007
Date Deposited: 25 May 2026 00:15
Last Modified: 25 May 2026 00:15
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4414

Actions (login required)

View Item View Item