EVALUASI LAYANAN BUS MAPAN CERIA BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA KEDIRI

FADILAH, ZAHROTUL (2026) EVALUASI LAYANAN BUS MAPAN CERIA BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA KEDIRI. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22011060-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf

Download (539kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22011060-MAGANG 2-BAB_1.pdf

Download (380kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22011060-MAGANG 2-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (428kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011060-MAGANG 2-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 4)
22011060-MAGANG 2-BAB_4.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22011060-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (996kB) | Request a copy

Abstract

Layanan Bus Mapan Ceria merupakan program Pemerintah Kota Kediri yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 untuk memfasilitasi mobilitas siswa berkebutuhan khusus (ABK) dari dan menuju sekolah, yang saat ini melayani 37 siswa dari SLB B dan SLB C Putera Asih menggunakan dua armada bus yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Kediri. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya layanan ini masih menghadapi sejumlah kendala operasional sehingga memerlukan evaluasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kesesuaian layanan Bus Mapan Ceria terhadap pedoman Transporting Students with Special Needs Guide (Colorado Department of Education, 2023) serta merumuskan strategi peningkatan layanan berdasarkan hasil analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur dan observasi lapangan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang meliputi petugas operasional Dinas Perhubungan, pengemudi bus, pendamping ABK, orang tua siswa, serta kepala sekolah/guru SLB. Kriteria evaluasi disusun berdasarkan sepuluh aspek dalam pedoman Colorado (2023), sedangkan strategi peningkatan layanan dirumuskan melalui identifikasi faktor internal dan eksternal dalam matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai tingkat kesesuaian layanan Bus Mapan Ceria terhadap pedoman sebesar 33,3% (skor aktual 20 dari skor maksimal 60), yang termasuk dalam kategori “kurang dari setengahnya”. Aspek dengan capaian tertinggi adalah Manajemen Perilaku (75%) dan Routing and Scheduling (67%), sementara aspek Peralatan Penumpang, Kondisi Kesehatan Siswa, Evakuasi Darurat, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) belum terpenuhi sama sekali (0%). Berdasarkan analisis SWOT, strategi peningkatan layanan diarahkan pada penyusunan SOP tertulis, prosedur evakuasi darurat sederhana, serta pembaruan formulir pendaftaran siswa yang dapat diterapkan tanpa memerlukan anggaran besar. Hasil ini menunjukkan bahwa layanan Bus Mapan Ceria masih memerlukan penguatan pada aspek keselamatan dan standar operasional agar dapat memberikan pelayanan yang lebih aman dan nyaman bagi siswa berkebutuhan khusus di Kota Kediri.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Bus Mapan Ceria, siswa berkebutuhan khusus, aksesibilitas transportasi, evaluasi layanan, SWOT
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011060 22011060
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:20
Last Modified: 14 Jul 2026 03:20
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4848

Actions (login required)

View Item View Item