LAPORAN MAGANG II ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BERHENTI DAN PARKIR KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI BAHU JALAN TOL SOLO – NGAWI

BAHRELSI, DAMAR RISKY (2026) LAPORAN MAGANG II ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BERHENTI DAN PARKIR KENDARAAN ANGKUTAN BARANG DI BAHU JALAN TOL SOLO – NGAWI. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img] Text (ABSTRAK)
22011040-MAGANG-ABSTRAK.pdf

Download (658kB)
[img] Text (BAB 1)
22011040-MAGANG-BAB_1.pdf

Download (181kB)
[img] Text (BAB 2)
22011040-MAGANG-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011040-MAGANG-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (805kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011040-MAGANG-BAB_4.pdf

Download (136kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22011040-MAGANG-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (698kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku berhenti dan parkir kendaraan angkutan barang di bahu Jalan Tol Solo–Ngawi serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian dilaksanakan di Jalan Tol Solo–Ngawi melalui observasi lapangan dan wawancara semi terstruktur terhadap 50 pengemudi kendaraan angkutan barang menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku berhenti dan parkir di bahu jalan dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor infrastruktur. Faktor manusia meliputi kebutuhan istirahat, kondisi darurat pengemudi, serta kebutuhan memperoleh informasi navigasi. Faktor kendaraan meliputi kondisi teknis kendaraan seperti perbaikan kendaraan, pendinginan ban, dan penanganan muatan, sedangkan faktor infrastruktur berkaitan dengan jarak rest area yang dinilai terlalu jauh. Berdasarkan hasil pengkodean wawancara, faktor kendaraan menjadi faktor dominan dengan persentase sebesar 53%, diikuti faktor manusia sebesar 45%, dan faktor infrastruktur sebesar 2%. Penelitian juga menunjukkan bahwa seluruh responden mengetahui adanya larangan berhenti dan parkir di bahu jalan, namun praktik tersebut tetap terjadi karena pertimbangan kondisi operasional dan kebutuhan pengemudi di lapangan. Sebagian besar responden menilai fasilitas rest area dalam kondisi baik, meskipun masih diperlukan peningkatan fasilitas pendukung bagi pengemudi angkutan barang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam upaya peningkatan keselamatan dan pengelolaan lalu lintas di Jalan Tol Solo–Ngawi.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: PERILAKU BERHENTI, PARKIR, KENDARAAN ANGKUTAN BARANG, BAHU JALAN, JALAN TOL SOLO - NGAWI
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011040 22011040
Date Deposited: 05 Jun 2026 00:54
Last Modified: 05 Jun 2026 00:54
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4435

Actions (login required)

View Item View Item