OCTAVIOLIENA, ZAHWA (2026) SISTEM PEMETAAN DIGITAL: IDENTIFIKASI DAN ANALISIS DAERAH RAWAN KECELAKAAN. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22011029-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (479kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011029-SKRIPSI-BAB_1.pdf Download (107kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011029-SKRIPSI-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (296kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011029-SKRIPSI-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (437kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011029-SKRIPSI-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22011029-SKRIPSI-BAB_5.pdf Download (104kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011029-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Semarang ABC selama periode 2021 - 2025, dengan total 734 kejadian yang tersebar pada tiga seksi utama yaitu Seksi A (Krapyak–Jatingaleh), Seksi B (Srondol–Jatingaleh), dan Seksi C (Kaligawe–Jatingaleh), mendorong kebutuhan terhadap sistem identifikasi daerah rawan kecelakaan yang akurat, otomatis, dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemetaan digital daerah rawan kecelakaan berbasis website, menguji kelayakannya menggunakan Black Box Testing, serta menganalisis identifikasi daerah rawan kecelakaan pada ruas Tol Semarang ABC. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, basis data MySQL, dan visualisasi peta interaktif berbasis LeafletJS, dengan mengintegrasikan metode Equivalent Accident Number (EAN) dan Upper Control Limit (UCL) untuk perhitungan otomatis tingkat rawan kecelakaan. Pengujian sistem melalui Black Box Testing pada sembilan modul dengan total 49 skenario pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario dinyatakan valid dengan tingkat keberhasilan sebesar 100%, sehingga sistem dinyatakan layak digunakan dalam proses identifikasi daerah rawan kecelakaan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 25 titik yang dianalisis pada Jalur A, terdapat 8 titik yang dikategorikan sebagai Daerah Rawan Kecelakaan (DRK) dengan konsentrasi terbesar di Seksi C (Kaligawe–Jatingaleh), sedangkan pada Jalur B terdapat 5 titik DRK dengan titik KM 430 mencatat nilai EAN tertinggi sebesar 387. Faktor manusia merupakan penyebab dominan kecelakaan di seluruh seksi pada kedua jalur, dengan proporsi tertinggi pada Jalur B Seksi B sebesar 217 kejadian (61,64%), sementara jenis tabrakan yang paling sering terjadi adalah tabrakan depan-belakang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Pemetaan Digital, Daerah Rawan Kecelakaan, Equivalent Accident Number, Upper Control Limit, Black Box Testing |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011029 22011029 |
| Date Deposited: | 25 May 2026 00:43 |
| Last Modified: | 25 May 2026 00:43 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
