ANALISIS PENERAPAN JALUR SEPEDA(POP-UP BIKE LANE) DI JAKARTA

MATWAAN, SONIA PATRICIA (2021) ANALISIS PENERAPAN JALUR SEPEDA(POP-UP BIKE LANE) DI JAKARTA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
17010475_SKRIPSI_ABSTRAK.pdf

Download (731kB)
[img] Text (BAB 1)
17010475_SKRIPSI_BAB 1.pdf

Download (182kB)
[img] Text (BAB 2)
17010475_SKRIPSI_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text (BAB 3)
17010475_SKRIPSI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text (BAB 4)
17010475_SKRIPSI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 5)
17010475_SKRIPSI_BAB 5.pdf

Download (377kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
17010475_SKRIPSI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kebijakan jalur sepeda Pop-up bike lane yang diterapkan di DKI Jakarta pada jalan Jenderal Sudirman- MH Thamrin sepanjang 11,2 km yang dibangun sepanjang kedua jalan ini yang sudah diterapkan sejak tahun 2019. Lebar jalur sepeda tersebut sebesar 1 meter berada pada badan jalan namun penerapan jalur sepeda ini masih kurang efektif dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor yang melalui jalan ini sehingga berdesakan dengan pengguna sepeda bukan hanya itu pengguna kendaraan bermotor seringkali menggunakan jalur sepeda kurangnya pengguna sepeda dengan tujuan berolahraga (car free day). Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi kondisi dan pemanfaatan jalur sepeda sekaligus menganalisis tingkat keefektifan jalur sepeda yang berada pada jalan Jenderal Sudirman sampai dengan jalan MH Thamrin kota Jakarta.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis Bicycle Level Of Service (BLOS) BLOS adalah ukuran tingkat kenyamanan on-road bicyclist yang digunakan secara nasional sebagai fungsi geometrik dan kondisi lalu lintas di jalan raya. Hasil penelitian dengan menggunakan BLOS pada jalan Jenderal Sudirman hari senin jumat dan sabtu mendapatkan nilai BLOS “F” yang mana nilai ini lebih dari 5,5 artinya jalur sepeda ini tidak aman untuk pesepeda kecuali pada hari jumat jam 06.00-08.00 nilai BLOS “D” artinya lingkungan kurang untuk sepeda dengan jumlah kendaraan 2211 kendaraan/jam dan pada Jalan MH Thamrin mendapatkan nilai BLOS “F” yang mana memiliki nilai yang didominasi oleh huruf “F” yang artinya jalur tersebut tidak cocok untuk pesepeda.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: DKI Jakarta,Jalur Sepeda,BLOS,Efektifitas
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif
Depositing User: Admin TRO
Date Deposited: 14 Dec 2023 01:02
Last Modified: 14 Dec 2023 01:02
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/2274

Actions (login required)

View Item View Item