PETRASYAH, FIKRI RAFIF (2026) KERTAS KERJA WAJIB ANALISIS PENGARUH PRAKTIK OVERLOADING TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN SISTEM RODA KENDARAAN ANGKUT DI WILAYAH UPPKB KEMANG. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23031010_KKW_ABSTRAK.pdf Download (942kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23031010_KKW_BAB 1.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23031010_KKW_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23031010_KKW_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (569kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23031010_KKW_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23031010_KKW_BAB 5.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23031010_KKW_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Praktik kelebihan muatan (overloading) pada kendaraan angkutan barang masih marak terjadi di Indonesia dan berdampak multidimensi terhadap keselamatan lalu lintas, infrastruktur jalan, serta integritas teknis kendaraan. Beban yang melampaui daya angkut diduga mempercepat penurunan kondisi sistem roda, namun besaran pengaruhnya belum terukur secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persentase overloading terhadap tiga indikator kondisi sistem roda, yaitu tingkat kerusakan ban, tingkat kerusakan velg, dan penyimpangan tekanan angin ban, pada kendaraan yang melanggar ketentuan muatan di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kemang, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan dominasi kuantitatif dan dilaksanakan di UPPKB Kemang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, pengukuran tekanan ban dengan tire pressure gauge, pengukuran kedalaman alur ban dengan tread depth gauge, inspeksi visual velg, serta wawancara terstruktur. Sampel sebanyak 50 kendaraan ditetapkan melalui teknik accidental sampling selama 18 hari. Variabel bebas berupa persentase overloading, sedangkan variabel terikat meliputi tingkat kerusakan ban, velg, dan penyimpangan tekanan angin ban yang dinilai dengan skala ordinal 1–4 berbasis metode FMEA dan FTA. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan korelasi Pearson melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overloading tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kerusakan ban (r = 0,239; Sig. = 0,094) maupun tingkat kerusakan velg (r = −0,196; Sig. = 0,172) pada taraf signifikansi 0,05. Sebaliknya, overloading berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyimpangan tekanan angin ban (r = 0,397; Sig. = 0,004) dengan kekuatan hubungan tergolong sedang. Disimpulkan bahwa tekanan angin ban merupakan komponen sistem roda yang paling responsif terhadap kondisi kelebihan muatan, sehingga pengendaliannya menjadi aspek kritis dalam pengelolaan keselamatan teknis kendaraan angkutan barang bermuatan berlebih.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | overloading, sistem roda kendaraan, tekanan angin ban, korelasi Pearson, UPPKB Kemang |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management K Law > K Law (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 23031010 23031010 |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:18 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:18 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4916 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
