PRATAMA, ILHAM (2026) IDENTIFIKASI PENYEBAB KEGAGALAN PENGEREMAN PADA SISTEM REM AIR OVER HYDRAULIC DENGAN MENGGUNAKAN MATLAB. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23031011-KKW-ABSTRAK.pdf Download (623kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23031011-KKW-BAB_1.pdf Download (96kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23031011-KKW-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (730kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23031011-KKW-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23031011-KKW-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23031011-KKW-BAB_5.pdf Download (93kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23031011-KKW-LAMPIRAN.pdf Download (421kB) | Preview |
Abstract
Kegagalan sistem pengereman pada kendaraan niaga dapat menimbulkan risiko kecelakaan yang serius, terutama pada kendaraan dengan beban besar seperti truk. Salah satu sistem rem yang digunakan pada kendaraan niaga adalah sistem rem AOH. Sistem ini memiliki beberapa komponen penting, seperti compressor, air tank, katup pengatur tekanan, air hydraulic booster, dan wheel cylinder. Apabila ada komponen mengalami kerusakan, maka tekanan udara, tekanan hidrolik, dan torsi pengereman dapat mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model simulasi sistem rem AOH pada kendaraan Mitsubishi FN517 menggunakan MATLAB/Simulink. Pemodelan dilakukan dengan merepresentasikan beberapa komponen utama sistem rem. Model ini digunakan untuk mensimulasikan kondisi kerja normal dan kondisi kerusakan pada beberapa komponen sistem rem. Hasil simulasi kondisi normal menunjukkan bahwa sistem rem AOH mampu bekerja sesuai prinsip kerjanya. Mulai dari suplai udara, pengatur arah fluida bertekanan, penguat tekanan fluida hingga torsi yang dihasilkan pada masingmasing roda saat dilakukan pengereman. Penelitian ini juga menganalisis beberapa skenario kerusakan, yaitu penurunan kemampuan compressor, penyumbatan katup, dan kebocoran air tank. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penurunan kemampuan compressor menyebabkan proses pengisian tekanan udara menjadi lebih lambat. Penyumbatan katup menyebabkan tekanan udara menuju jalur rem menurun, sehingga tekanan hidrolik dan torsi pengereman ikut berkurang. Sementara itu, kebocoran air tank menyebabkan kemampuan sistem dalam mempertahankan tekanan udara menjadi menurun. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi compressor, katup pengatur tekanan, dan air tank berpengaruh terhadap performa sistem pengereman AOH. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar awal dalam memahami pengaruh kerusakan komponen terhadap kinerja sistem rem AOH pada kendaraan niaga dan dapat dikembangkan untuk simulasi yang lebih mendalam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Air Over Hydraulic, sistem rem, MATLAB/Simulink, Mitsubishi FN517, tekanan hidrolik, torsi pengereman. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 23031011 23031011 |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:08 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:08 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
