RAHMAN, WAHID BANI (2026) EKSPERIMEN VARIASI KEKUATAN MAGNET PADA SALURAN BAHAN BAKAR TERHADAP EMISI DAN DAYA MESIN SEPEDA MOTOR INJEKSI. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
21021060-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (757kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
21021060-SKRIPSI-BAB_1.pdf Download (99kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
21021060-SKRIPSI-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
21021060-SKRIPSI-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (898kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
21021060-SKRIPSI-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (772kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
21021060-SKRIPSI-BAB_5.pdf Download (94kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
21021060-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia berkontribusi terhadap meningkatnya pencemaran udara akibat emisi gas buang, terutama karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi sekaligus meningkatkan kualitas pembakaran adalah melalui magnetisasi bahan bakar menggunakan magnet neodymium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kekuatan magnet neodymium yang dipasang pada saluran bahan bakar terhadap emisi gas buang dan performa mesin sepeda motor injeksi, serta menentukan variasi yang paling optimal.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan objek penelitian sepeda motor injeksi 125 cc yang menggunakan bahan bakar Pertamax RON 92. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variasi kekuatan magnet neodymium dan jarak pemasangan magnet terhadap injektor, yaitu 5 cm, 10 cm, dan 15 cm. Variabel terikat meliputi emisi karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), daya (HP), dan torsi (Nm). Pengukuran emisi dilakukan menggunakan gas analyzer, sedangkan pengukuran performa mesin menggunakan chassis dynamometer.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan magnet neodymium pada saluran bahan bakar memberikan pengaruh terhadap karakteristik pembakaran mesin. Magnetisasi bahan bakar mampu menurunkan emisi karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), serta meningkatkan daya dan torsi mesin dibandingkan kondisi tanpa magnet. Hal ini terjadi karena medan magnet menyebabkan proses declustering molekul hidrokarbon sehingga atomisasi bahan bakar menjadi lebih baik, pencampuran bahan bakar dan udara lebih homogen, serta proses pembakaran berlangsung lebih sempurna. Variasi kekuatan magnet dan jarak pemasangan tertentu menghasilkan performa terbaik dengan emisi yang lebih rendah dan daya mesin yang lebih tinggi dibandingkan variasi lainnya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | magnetisasi bahan bakar, magnet neodymium, emisi gas buang, karbon monoksida, hidrokarbon, daya mesin, torsi |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QC Physics T Technology > T Technology (General) T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
| Divisions: | Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif |
| Depositing User: | 21021060 21021060 |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:38 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:38 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4804 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
