ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA EDUKASI HIPNOHIGHWAY BAGI PENGEMUDI ANGKUTAN BARANG DI TOL SURABAYA-MOJOKERTO

NAJWA, DIHYA AN (2026) ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA EDUKASI HIPNOHIGHWAY BAGI PENGEMUDI ANGKUTAN BARANG DI TOL SURABAYA-MOJOKERTO. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22013068_MAGANG2-ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22013068_MAGANG2-BAB_1.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22013068_MAGANG2-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22013068_MAGANG2-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 4)
22013068_MAGANG2-BAB_4.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22013068_MAGANG2-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB) | Request a copy

Abstract

Jalan tol Surabaya–Mojokerto memiliki karakteristik geometrik yang panjang, lurus, dan minim variasi visual sehingga berpotensi menimbulkan kondisi berkendara yang monoton. Data kecelakaan dalam tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa 38% kecelakaan disebabkan oleh kurang antisipasi dan 32% oleh pengemudi mengantuk, yang mengindikasikan adanya permasalahan kewaspadaan pengemudi terkait fenomena hipnohighway (highway hypnosis). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan pengemudi angkutan barang mengenai hipnohighway, menganalisis kebutuhan media edukasi terkait fenomena tersebut, serta menentukan jenis dan karakteristik media edukasi yang sesuai bagi pengemudi angkutan barang di Ruas Tol Surabaya–Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengemudi angkutan barang Golongan I yang melintasi Ruas Tol Surabaya–Mojokerto, dengan pengambilan data di Rest Area 725A dan 726B menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63% responden sering merasa mengantuk saat berkendara di jalan tol, 80% kehilangan fokus pada perjalanan panjang, dan 81% merasa lebih cepat bosan akibat jalan yang monoton, sementara 66% menilai Ruas Tol Surabaya–Mojokerto sebagai jalan yang monoton. Dari sisi pengetahuan, sebanyak 76% responden tidak mengetahui istilah hipnohighway maupun risikonya, sedangkan 95% menyatakan edukasi mengenai bahaya hipnohighway diperlukan dan 93% bersedia mendukung penggunaan media edukasi baru. Terkait preferensi media, 52% responden memilih video edukasi berbasis audio-visual, 33% memilih poster/infografis, dan 15% memilih media audio. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pengemudi angkutan barang mengenai hipnohighway masih rendah, sementara kebutuhan terhadap media edukasi sangat tinggi. Media audio-visual berupa video edukasi merupakan bentuk media yang paling sesuai untuk dikembangkan sebagai upaya preventif dalam meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berkendara di Ruas Tol Surabaya–Mojokerto.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: hipnohighway, media edukasi, pengemudi angkutan barang, jalan tol, keselamatan berkendara
Subjects: L Education > L Education (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Depositing User: 22013068 22013068
Date Deposited: 23 Jun 2026 01:22
Last Modified: 23 Jun 2026 01:22
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4733

Actions (login required)

View Item View Item