NURROHMAN, HAFIDZ (2026) LAPORAN MAGANG 2 ANALISIS DAMPAK KENDARAAN ODOL TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN BERBASIS VEHICLE DAMAGE FACTOR (VDF) DATA WEIGH IN MOTION (STUDI KASUS: JALAN TOL SEMARANG ABC). Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011010-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (479kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011010-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011010-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (572kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011010-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (686kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011010_MAGANG2-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (731kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22011010_MAGANG2-BAB_5.pdf Download (94kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011010_MAGANG2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) | Request a copy |
Abstract
Kendaraan Over Dimension and Over Load (ODOL) menjadi salah satu faktor utama percepatan kerusakan perkerasan jalan di Indonesia, khususnya pada ruas jalan tol yang memiliki intensitas angkutan barang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kendaraan ODOL terhadap umur rencana perkerasan jalan tol berbasis Vehicle Damage Factor (VDF) menggunakan data Weigh in Motion (WIM) pada Jalan Tol Semarang ABC. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan meliputi data WIM tahun 2024–2025 dan data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) kendaraan Golongan I–V. Analisis dilakukan melalui perhitungan angka ekivalen beban sumbu kendaraan menggunakan metode fourth power law sesuai Manual Desain Perkerasan Jalan 2024, kemudian dihitung nilai VDF aktual, CESAL, serta penurunan umur rencana perkerasan akibat kendaraan overload. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 118.638 kendaraan atau sekitar 11,30% dari total kendaraan yang terdeteksi mengalami pelanggaran muatan. Kendaraan ODOL menghasilkan nilai VDF aktual yang jauh lebih tinggi dibandingkan VDF standar sehingga menyebabkan peningkatan beban lalu lintas ekuivalen secara signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada percepatan konsumsi kapasitas struktural perkerasan dan penurunan umur layanan jalan tol lebih cepat dari umur rencana. Selain itu, kendaraan Golongan III, IV, dan V menjadi kontributor utama terhadap kerusakan perkerasan akibat tingginya beban sumbu kendaraan. Berdasarkan hasil analisis, diperlukan strategi mitigasi berupa penguatan pengawasan kendaraan ODOL melalui sistem WIM, optimalisasi penegakan hukum terhadap pelanggaran muatan, serta evaluasi desain perkerasan berbasis beban aktual kendaraan agar umur rencana perkerasan dapat dipertahankan secara optimal.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ODOL, Vehicle Damage Factor, Weigh in Motion, umur rencana perkerasan, CESAL |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | Hafidz Nurrohman |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:25 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 01:25 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
