MAHEDEWANTI, BERLIANA GUSNA (2026) ANALISIS KECELAKAAN DAN GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN KARANGREJA – PURBALINGGA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22011036-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (963kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011036-SKRIPSI-BAB_1.pdf Download (85kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011036-SKRIPSI-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011036-SKRIPSI-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011036-SKRIPSI-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22011036-SKRIPSI-BAB_5.pdf Download (117kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011036-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ruas Jalan Karangreja–Purbalingga merupakan jalan kolektor sekunder berstatus jalan provinsi dengan karakteristik topografi berbukit, tikungan tajam, dan tanjakan curam yang berdasarkan data Satlantas Polres Purbalingga tahun 2021–2025 mencatat 86 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas tertinggi pada tahun 2022 sebanyak 25 kejadian dan 6 korban meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan, menganalisis kondisi geometrik jalan pada titik blackspot, dan merumuskan rekomendasi teknis peningkatan keselamatan lalu lintas, dengan menggunakan metode analisis karakteristik kecelakaan 5W+1H, penentuan blackspot melalui Equivalent Accident Number (EAN) dan Upper Control Limit (UCL), survei geometrik menggunakan Total Station, serta analisis kecepatan spot speed persentil ke-85 yang dibandingkan dengan Pedoman Desain Geometrik Jalan Bina Marga 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe kecelakaan paling dominan adalah kehilangan kendali dan tabrakan saat menyalip, dengan sepeda motor sebagai kendaraan yang paling banyak terlibat sebesar 58,45%, dan lebih dari 60% kecelakaan terjadi di segmen tikungan; dari 82 segmen yang dianalisis ditemukan tiga titik blackspot utama, yaitu STA 0+300–0+400 dengan kelandaian 8,5% melampaui standar 7% dan jarak pandang henti (JPH) eksisting 37,66 m dari standar 46 m, STA 2+800–2+900 dengan radius tikungan 40,505 m di bawah minimum 50 m dengan kelandaian 6,88%, serta STA 3+100–3+300 sebagai segmen paling kritis dengan kelandaian 12,27% dan JPH eksisting hanya 23,12 m atau 50% dari standar yang dipersyaratkan. Rekomendasi teknis yang diusulkan meliputi pemasangan rambu batas kecepatan dan penyesuaian alinyemen vertikal melalui pekerjaan cut and fill untuk menurunkan kelandaian mendekati 7% pada STA 0+300–0+400, redesain tikungan STA 2+800–2+900 dengan tipe Spiral-Circle-Spiral berradius 60 m, serta pembebasan ruang pandang dan cut and fill untuk menurunkan kelandaian mendekati 7% pada STA 3+100–3+300.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecelakaan Lalu Lintas, Geometrik Jalan, Blackspot, EAN-UCL |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011036 22011036 |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:38 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:38 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
