ASMARA, ANJAR (2026) LAPORAN MAGANG II EVALUASI KINERJA PELAYANAN PATROLI BERDASARKAN WAKTU PELAYANAN PETUGAS MENGACU PADA STANDAR PELAYANAN MINIMUM (SPM) DI JALAN TOL RUAS JOGJA SOLO. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22013064-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (399kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22013064-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (124kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22013064-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22013064-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22013064-MAGANG 2-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (790kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22013064-MAGANG 2-BAB_5.pdf Download (116kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22013064-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) | Request a copy |
Abstract
Jalan Tol Ruas Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo sepanjang 30,5 km merupakan infrastruktur strategis yang dikelola oleh PT. Jasamarga Jogja Solo. Dalam menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas, disediakan layanan patroli 24 jam oleh dua unit patroli, yaitu Unit 211 dan Unit 212. Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 16/PRT/M/2014, setiap unit patroli wajib menyelesaikan satu siklus pengamatan sepanjang 15 kilometer dalam waktu maksimal 30 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian waktu siklus patroli terhadap SPM serta merumuskan rekomendasi perbaikan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap 20 siklus patroli dari kedua unit, masing-masing 10 siklus pada hari kerja (weekday) dan 10 siklus pada akhir pekan (weekend). Data yang dicatat meliputi waktu mulai, waktu selesai, total waktu siklus, serta kondisi lapangan saat patroli berlangsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa 14 dari 20 siklus (70%) berhasil memenuhi SPM dengan waktu ≤ 30 menit, sedangkan 6 siklus (30%) melebihi batas waktu yang ditetapkan. Rata-rata waktu siklus patroli keseluruhan adalah 35,9 menit, sedikit melampaui standar yang berlaku. Faktor utama yang menyebabkan ketidaksesuaian adalah adanya insiden yang harus ditangani selama patroli berlangsung, seperti kendaraan mogok, pecah ban, dan overheating. Faktor lain meliputi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk serta distribusi beban kerja antar unit yang tidak merata. Sebagai upaya peningkatan, penelitian ini merekomendasikan penambahan unit penanganan darurat yang terpisah dari unit patroli observasi, optimalisasi jadwal dan rute patroli, peningkatan koordinasi dengan unit pendukung, penerapan sistem monitoring real-time, serta pelatihan berkala bagi petugas patroli.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | patroli jalan tol, standar pelayanan minimal, waktu siklus patroli, kinerja pelayanan, Jalan Tol Jogja Solo |
| Subjects: | T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | Anjar Asmara |
| Date Deposited: | 26 May 2026 07:32 |
| Last Modified: | 26 May 2026 07:32 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
