DESAIN MARKA ZIG ZAG, MARKA PENYEMPIT JALUR DAN MARKA CHEVRON SPEED REDUCING MARKING DI JALAN LAYANG MOHAMMED BIN ZAYED

NUGROHO, JATI (2026) DESAIN MARKA ZIG ZAG, MARKA PENYEMPIT JALUR DAN MARKA CHEVRON SPEED REDUCING MARKING DI JALAN LAYANG MOHAMMED BIN ZAYED. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img] Text (ABSTRAK)
22011044-LAPORAN MAGANG II-ABSTRAK.pdf

Download (959kB)
[img] Text (BAB 1)
22011044-LAPORAN MAGANG II-BAB 1.pdf

Download (490kB)
[img] Text (BAB 2)
22011044-LAPORAN MAGANG II-BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011044-LAPORAN MAGANG II-BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011044-LAPORAN MAGANG II-BAB 4.pdf

Download (712kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22011044-LAPORAN MAGANG II-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB) | Request a copy

Abstract

Laporan magang ini membahas perancangan desain marka zig-zag, marka penyempit jalur, dan chevron speed reducing marking pada Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) sebagai upaya mendukung keselamatan, keteraturan, dan pengendalian kecepatan lalu lintas. Jalan Layang MBZ merupakan jalan tol layang dengan karakteristik arus kendaraan berkecepatan tinggi, sehingga membutuhkan perlengkapan jalan yang mampu memberikan informasi visual secara jelas kepada pengemudi. Tujuan kegiatan magang ini adalah merancang desain marka jalan yang sesuai dengan kondisi lapangan dan standar teknis, terutama dari aspek dimensi, jarak antar marka, panjang penerapan, warna, serta tingkat reflektivitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, survei kondisi eksisting, pengukuran geometrik jalan, pengumpulan data volume lalu lintas, analisis V/C Ratio, serta pengamatan data kecepatan kendaraan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ruas Jalan Layang MBZ memiliki lebar total 10 meter dengan dua lajur utama, bahu luar, bahu dalam, median beton, dan tipe alinyemen datar. Data lalu lintas tahun 2025 menunjukkan rata-rata V/C Ratio sebesar 0,63 dengan tingkat pelayanan B, sedangkan data kecepatan kendaraan pada kondisi off peak menunjukkan dominasi kecepatan pada rentang 80–90 km/jam. Berdasarkan hasil analisis, marka zig-zag dirancang untuk memberi peringatan dini pada area rawan, marka chevron dirancang untuk menciptakan efek visual penurunan kecepatan secara bertahap, sedangkan marka penyempit jalur digunakan untuk membentuk persepsi ruang jalan yang lebih terbatas agar pengemudi lebih waspada dan menyesuaikan kecepatan. Ketiga desain marka tersebut perlu diterapkan secara konsisten, menggunakan material dengan daya pantul tinggi, serta didukung evaluasi dan pemeliharaan berkala agar tetap efektif pada siang maupun malam hari. Dengan demikian, desain marka jalan yang tepat dapat menjadi strategi keselamatan nonfisik yang membantu mengendalikan perilaku pengemudi dan mengurangi potensi kecelakaan di Jalan Layang MBZ.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: marka jalan, zig-zag, chevron speed reducing marking, penyempit jalur, Jalan Layang MBZ, keselamatan lalu lintas.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011044 22011044
Date Deposited: 25 May 2026 01:16
Last Modified: 25 May 2026 01:16
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4441

Actions (login required)

View Item View Item