ADRIAN, ARI (2026) LAPORAN MAGANG II ANALISIS DAMPAK OPERASIONAL MALL FX SUDIRMAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN JENDERAL SUDIRMAN – JALAN PINTU SATU SENAYAN. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22013065-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (880kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22013065-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (159kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22013065-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22013065-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22013065-MAGANG 2-BAB_4.pdf Download (76kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22013065-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (683kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak operasional Mall FX Sudirman terhadap kinerja ruas Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Pintu Satu Senayan. Analisis difokuskan pada segmen jalan yang berdekatan langsung dengan akses keluar–masuk mall dengan menggunakan parameter volume lalu lintas, kapasitas ruas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, dan tingkat pelayanan jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data diperoleh dari survei lapangan dan dianalisis melalui skenario Do Nothing dan Do Something pada kondisi operasional tahun 2025 dan proyeksi tahun 2030. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional Mall FX Sudirman meningkatkan intensitas arus lalu lintas serta hambatan samping di kawasan studi, terutama akibat aktivitas drop-off, antrean akses masuk–keluar, kendaraan online, kendaraan logistik, dan parkir di tepi jalan. Nilai VCR berada pada kisaran 0,66–0,75 dengan tingkat pelayanan dominan LOS C–D, yang menandakan kondisi arus sudah padat dan mendekati kapasitas. Penerapan skenario penanganan tidak mengurangi jumlah kendaraan, tetapi mampu memperbaiki efisiensi operasional melalui peningkatan kecepatan, penurunan kepadatan, pengurangan waktu perjalanan jaringan, serta perbaikan LOS pada beberapa segmen. Pada jangka menengah, pertumbuhan lalu lintas tetap menyebabkan ruas utama dan simpang kritis berada pada kondisi padat, sehingga rekayasa lalu lintas lebih berperan sebagai upaya stabilisasi daripada peningkatan kapasitas struktural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja ruas lebih efektif dilakukan melalui manajemen operasional, seperti penataan akses, pengurangan hambatan samping, pengelolaan sirkulasi internal, pemasangan rambu dan marka, penataan drop-off, serta pengendalian parkir on-street, dibandingkan pelebaran fisik jalan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mall FX Sudirman, Kinerja Ruas Jalan, PKJI 2023, VCR, LOS, Analisis Dampak Lalu Lintas. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | Ari Adrian Ari Adrian |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 02:57 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 02:57 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4423 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
