FITRIA, INA (2026) LAPORAN MAGANG II IDENTIFIKASI DAN PENENTUAN PRIORITAS LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN EAN DAN UCL DI KOTA SURABAYA. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011043-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (415kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011043-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (187kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011043-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (631kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011043-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (792kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011043-MAGANG 2-BAB_4.pdf Download (111kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011043-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) | Request a copy |
Abstract
Kota Surabaya sebagai kota metropolitan dengan tingkat mobilitas tinggi mengalami peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 2022–2024, dengan total korban meninggal dunia sebanyak 574 orang, luka berat 66 orang, dan luka ringan 5.189 orang. Tingginya angka kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa permasalahan keselamatan lalu lintas masih memerlukan penanganan serius dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya, menentukan urutan prioritas penanganannya, serta memberikan rekomendasi keselamatan lalu lintas. Data kecelakaan bersumber dari Satlantas Polrestabes Surabaya yang mencakup 401 ruas jalan. Analisis dilakukan secara kuantitatif menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) untuk menilai tingkat kerawanan berdasarkan bobot keparahan korban dengan rumus EAN = 12MD + 3LB + 3LR + 1K, serta metode Upper Control Limit (UCL) sebagai batas kendali statistik untuk mengidentifikasi lokasi yang tingkat kecelakaannya melebihi kondisi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sejumlah ruas jalan yang dikategorikan sebagai blackspot, yaitu lokasi dengan nilai EAN melebihi nilai UCL. Sepuluh lokasi dengan nilai EAN tertinggi secara berurutan adalah Jl. A. Yani (1764), Jl. Ir. H. Soekarno (1098), Jl. Mastrip (1041), Jl. Diponegoro (711), Jl. Raya Darmo (567), Jl. Kenjeran (555), Jl. Tambak Osowilangun (426), Jl. Wonokromo (327), Jl. Kertajaya (309), dan Jl. Ngagel Jaya (288). Rekomendasi penanganan meliputi pembaruan pemetaan berbasis GIS, peningkatan infrastruktur keselamatan jalan, penguatan penegakan hukum melalui CCTV dan ETLE, edukasi keselamatan kepada masyarakat, serta penambahan pos pengawasan pada lokasi blackspot prioritas.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kecelakaan Lalu Lintas, Lokasi Rawan Kecelakaan, Equivalent Accident Number (EAN), Upper Control Limit (UCL), Blackspot, Kota Surabaya. |
| Subjects: | T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011043 22011043 |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 05:54 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 05:54 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
