FEBRIYANA, BAGUS (2026) PEDOMAN PROSES PERAKITAN BUS PADA DIVISI BODI DAN RANGKA MENGGUNAKAN LAS MIG CO² DI PT LAKSANA BUS MANUFAKTUR. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22021006-MAGAMG 2-ABSTRAK.pdf Download (443kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22021006-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (100kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22021006-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (659kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22021006-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22021006-MAGANG 2-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (388kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22021006-MAGANG 2-BAB_5.pdf Download (84kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22021006-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Industri karoseri bus di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kebutuhan transportasi yang aman dan efisien. PT Laksana Bus Manufaktur sebagai salah satu produsen karoseri terkemuka menerapkan teknologi pengelasan Metal Inert Gas (MIG) dengan gas pelindung CO₂ dalam proses perakitan bodi dan rangka bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menyusun pedoman proses perakitan rangka bodi bus serta pedoman teknis pada setiap stasiun kerja menggunakan las MIG CO₂. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, studi kepustakaan, dan dokumentasi selama kegiatan magang berlangsung. Analisis dilakukan terhadap proses produksi, parameter pengelasan, karakteristik material, serta potensi cacat las yang mempengaruhi kualitas struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perakitan rangka dan bodi bus terdiri dari beberapa tahapan utama, yaitu persiapan material, proses framing, plating, hingga finishing pada setiap stasiun kerja. Penggunaan parameter pengelasan yang tepat, seperti arus, tegangan, dan laju aliran gas, sangat berpengaruh terhadap kualitas sambungan las dan kekuatan struktural. Selain itu, ditemukan bahwa penerapan pedoman teknis yang sistematis serta pengendalian kualitas yang baik mampu meminimalkan cacat las seperti porositas, undercut, dan incomplete fusion. Dengan demikian, penyusunan pedoman proses perakitan menggunakan las MIG CO₂ menjadi langkah penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, serta keselamatan kerja di industri karoseri bus.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karoseri Bus, Las MIG CO₂, Perakitan Rangka, Kualitas Las, Proses Produksi. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif |
| Depositing User: | BAGUS 22021006 22021006 |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 09:28 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 09:29 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4332 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
