WIJAYANTI, FAUSTA PATRICIA (2026) LAPORAN MAGANG II TINGKAT IMPLEMENTASI STANDAR MINIMAL OPERASIONAL TEMPAT ISTIRAHAT DAN PELAYANAN. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22013069_MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (910kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22013069_MAGANG 2-BAB 1.pdf Download (295kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22013069_MAGANG 2-BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (57kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22013069_MAGANG 2-BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22013069_MAGANG 2-BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22013069_MAGANG 2- BAB 5.pdf Download (293kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22013069_MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Jalan tol merupakan infrastruktur transportasi strategis yang dirancang untuk mendukung mobilitas jarak jauh secara cepat, aman, dan efisien, namun karakteristik perjalanan jarak jauh di jalan tol juga meningkatkan risiko kelelahan pengemudi, penurunan konsentrasi, dan potensi microsleep yang dapat berujung pada kecelakaan lalu lintas. Untuk mengurangi risiko tersebut, keberadaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) menjadi komponen penting dalam sistem keselamatan jalan tol karena menyediakan ruang bagi pengguna jalan untuk beristirahat, memulihkan kondisi fisik, dan memenuhi kebutuhan dasar selama perjalanan. Di Indonesia, pengelolaan TIP diatur melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 28 Tahun 2021 tentang Tempat Istirahat dan Pelayanan pada Jalan Tol yang menetapkan standar minimal operasional meliputi aspek fasilitas, pelayanan, kenyamanan, aksesibilitas, dan keselamatan. Standar tersebut mengharuskan ketersediaan fasilitas dasar seperti area parkir kendaraan kecil dan besar, toilet, mushola, SPBU, area komersial, area UMKM, ruang terbuka hijau, fasilitas disabilitas, hingga sarana keselamatan seperti penerangan, rambu internal, dan sistem pemadam kebakaran, yang disesuaikan dengan klasifikasi tipe TIP. Sejumlah penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pemenuhan standar minimal operasional TIP berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan, kepuasan, dan persepsi keselamatan pengguna jalan tol, sehingga evaluasi implementasi standar ini menjadi penting untuk memastikan fungsi TIP berjalan optimal. Laporan magang ini memfokuskan kajian pada tingkat implementasi standar minimal operasional Tempat Istirahat dan Pelayanan pada ruas Jalan Tol Solo–Ngawi, dengan menitikberatkan pada kesesuaian fasilitas, pelayanan, dan aspek keselamatan terhadap ketentuan regulasi yang berlaku. Tujuan kajian adalah mengetahui tingkat implementasi standar minimal operasional TIP, mengidentifikasi pemenuhan setiap indikator standar, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan bagi pengelola TIP dan pemangku kepentingan terkait.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jalan tol, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), Standar minimal operasional, Standar pelayanan minimal (SPM), Keselamatan lalu lintas, Fasilitas rest area. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22013069 22013069 |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 03:26 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 03:26 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4472 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
