LAPORAN MAGANG II IDENTIFIKASI BAHAYA RISIKO PADA KEGIATAN PENGECEKAN DAN PERAWATAN ARMADA PO TAMI JAYA MENGGUNAKAN METODE HIRA

ATHALLAH, LUTHFI MAJIID (2026) LAPORAN MAGANG II IDENTIFIKASI BAHAYA RISIKO PADA KEGIATAN PENGECEKAN DAN PERAWATAN ARMADA PO TAMI JAYA MENGGUNAKAN METODE HIRA. Project Report. PKTJ, TEGAL. (Submitted)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22021046-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22021046-MAGANG 2-BAB_1.pdf

Download (130kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22021046-MAGANG 2-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22021046-MAGANG 2-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22021046-MAGANG 2-BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22021046-MAGANG 2-BAB_5.pdf

Download (201kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22021046-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (966kB) | Request a copy

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan operasional bengkel, khususnya pada aktivitas pengecekan dan perawatan armada bus yang memiliki berbagai potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menyusun rekomendasi pengendalian risiko pada kegiatan pengecekan dan perawatan armada di Bengkel PO Tami Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lingkungan bengkel, wawancara dengan mekanik, serta dokumentasi kegiatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengecekan dan perawatan armada bus memiliki berbagai potensi bahaya, antara lain bahaya mekanis, listrik, kimia, dan ergonomi yang muncul pada kegiatan seperti penggantian kampas rem, pergantian ban, pemeriksaan sistem kelistrikan, penambahan air aki, serta penggantian oli. Hasil penilaian risiko menunjukkan tingkat risiko yang bervariasi mulai dari rendah hingga tinggi. Risiko dengan kategori tinggi umumnya berasal dari aktivitas yang melibatkan komponen berat, penggunaan peralatan mekanis, serta kontak dengan bahan kimia dan sistem kelistrikan. Penerapan metode HIRA terbukti efektif dalam mengidentifikasi potensi bahaya serta menentukan prioritas pengendalian risiko. Rekomendasi pengendalian yang diusulkan meliputi peningkatan penggunaan alat pelindung diri (APD), perbaikan prosedur kerja aman, penataan area kerja, serta peningkatan kesadaran dan disiplin terhadap penerapan K3. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat menurunkan risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan bengkel PO Tami Jaya.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, HIRA, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Bengkel Bus
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif
Depositing User: Luthfi Majiid Athallah
Date Deposited: 09 Mar 2026 01:29
Last Modified: 09 Mar 2026 01:29
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4286

Actions (login required)

View Item View Item