GENERATOR ALTERNATIF MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK PADA EXHAUST MANIFOLD

ANGGARA, BIMA (2021) GENERATOR ALTERNATIF MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK PADA EXHAUST MANIFOLD. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
17020166_SKRIPSI_ABSTRAK.pdf

Download (425kB)
[img] Text (BAB 1)
17020166_SKRIPSI_BAB 1.pdf

Download (161kB)
[img] Text (BAB 2)
17020166_SKRIPSI_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (723kB)
[img] Text (BAB 3)
17020166_SKRIPSI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text (BAB 4)
17020166_SKRIPSI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
17020166_SKRIPSI_BAB 5.pdf

Download (152kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
17020166_SKRIPSI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Alternator merupakan salah satu komponen mesin yang mengubah energi mekanik dari mesin menjadi energi listrik. Energi mekanik dari mesin diterima melalui sebuah pully yang memutar rotor dan membangkitkan arus bolak – balik pada strator. Arus bolak – balik ini diubah menjadi arus searah oleh dioda. alternator dapat mengalami gangguan fungsi di antaranya adalah lampu atau sekring sering putus, bunyi berisik pada alternator, baterai tidak terisi tetapi mesin bisa distarter, low charging atau pengisian rendah, over charging atau pengisian berlebih (Marwanto, 2019). Gangguan fungsi alternator dapat menyebabkan terkurasnya daya baterai akibat sistem pengisian yang tidak bekerja sehingga menggangu sistem kelistrikan pada kendaraan. Ada beberapa alternatif yang dapat mengurangi beban kinerja mesin ketika alternator mengalami kegagalan fungsi salah satunya memanfaatkan modul termoelektrik generator sebagai cadangan pengisi daya baterai yang dipasang pada exhaust manifold untuk memilih tempat yang memiliki suhu tertinggi dengan tujuan penelitian yaitu menerapkan modul termoelektrik untuk mengkorversi energi panas dari exhaust manifold menjadi energi listrik, menganalisa kemampuan modul termoelektrik dalam mengisi daya baterai dan menganalisa cara kinerja termoelektrik generator untuk menghasilkan energi listrik. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode research and develpoment yang terdiri dari 10 langkah dengan memanfaatkan beberapa komponen pendukung seperti Mikrokontroler Arduino uno, Relay, sensor arus dan sensor tegangan. Uji coba alat dilakukan sebanyak dua kali yang pertama tehadap pemanas buatan dan yang kedua terhadap kendaraan jenis isuzu panther tahun 1997 dengan 2500 cc. Pada pengujian termoelektrik generator yang dillakukan ini dapat menghasilkan tegangan 18V dengan dengan perbedaan suhu 49,75°C yaitu suhu pemanas 95,5°C dan suhu pendingin 45,75°C.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: termoelektrik generator, exhaust manifold, research and development
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif
Depositing User: Admin TRO
Date Deposited: 14 Dec 2023 01:02
Last Modified: 14 Dec 2023 01:02
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/2277

Actions (login required)

View Item View Item