PENGARUH VARIASI JENIS DAN CELAH BUSI TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN PENUMPANG UMUM (STUDI KASUS MESIN TIPE K3-DE)

AFWAN, MUHAMMAD ALFAN (2026) PENGARUH VARIASI JENIS DAN CELAH BUSI TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN PENUMPANG UMUM (STUDI KASUS MESIN TIPE K3-DE). Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
23033040-KKW-ABSTRAK.pdf

Download (507kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
23033040-KKW-BAB_I.pdf

Download (143kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
23033040-KKW-BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
23033040-KKW-BAB_III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (582kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
23033040-KKW-BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (593kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB V)
23033040-KKW-BAB_V.pdf

Download (152kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
23033040-KKW-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya, termasuk kendaraan penumpang umum. Kondisi ini ikut memperburuk pencemaran udara, terutama akibat emisi gas buang yang berasal dari pembakaran yang tidak sempurna di dalam mesin. Salah satu komponen yang sangat berperan dalam proses pembakaran adalah busi, karena jenis busi dan ukuran celah elektrodanya menentukan kualitas percikan api yang dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis dan celah busi terhadap emisi gas buang berupa karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), serta konsumsi bahan bakar pada kendaraan penumpang umum Daihatsu Gran Max mesin tipe K3-DE. Penelitian dilakukan secara eksperimental di UPTPKB Pulo gadung dengan menguji tiga jenis busi, yaitu Nikel NGK DCPR7EA-9, Platinum NGK DCPR7EGP, dan Iridium NGK DCPR7EIX. Masing-masing jenis busi diuji menggunakan lima variasi celah, mulai dari 0,60 mm sampai 1,00 mm. Pengujian emisi dilakukan menggunakan gas analyzer kondisi mesin idle, sedangkan konsumsi bahan bakar diuji di atas roller speedometer pada kecepatan konstan 50 km/jam menggunakan bahan bakar Pertalite. Tiap perlakuan diulang tiga kali agar data yang diperoleh lebih akurat, kemudian dianalisis menggunakan uji Two-Way ANOVA dan One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjut Post Hoc Tukey HSD. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jenis dan celah busi berpengaruh signifikan terhadap emisi CO, HC, maupun konsumsi bahan bakar, dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. Emisi terendah diperoleh pada busi Iridium dengan celah 0,80 mm, yaitu rata-rata CO sebesar 0,04% dan HC sebesar 24 ppm. Pada pengujian konsumsi bahan bakar, busi Iridium juga menempuh jarak paling jauh sebesar 12,47 km/liter, kemudian disusul busi Platinum sebesar 11,67 km/liter dan busi Nikel sebesar 10,77 km/liter. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan busi Iridium dengan celah 0,80 mm merupakan kombinasi paling baik untuk menekan emisi gas buang sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar pada kendaraan bermesin K3-DE.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: jenis busi, celah busi, emisi gas buang, konsumsi bahan bakar, mesin K3-DE.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics
Divisions: Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif
Depositing User: 23033040 23033040
Date Deposited: 22 Jul 2026 06:07
Last Modified: 22 Jul 2026 06:07
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4928

Actions (login required)

View Item View Item