SUDARMA, AGENG (2026) RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR DIMENSI KENDARAAN BERMOTOR BERBASIS KAMERA STEREO DENGAN DETEKSI INTENSITAS CAHAYA LUXMETER. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23031001-KKW-ABSTRAK.pdf Download (378kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23031001-KKW-BAB_1.pdf Download (98kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23031001-KKW-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (349kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23031001-KKW-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23031001-KKW-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (645kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23031001-KKW-BAB_5.pdf Download (96kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23031001-KKW-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) memerlukan sistem inspeksi dimensi yang akurat dan efisien untuk mendukung keselamatan transportasi dan kepatuhan terhadap peraturan. Studi ini mengusulkan sistem pengukuran dimensi kendaraan bermotor otomatis berdasarkan visi stereo yang terintegrasi dengan deteksi objek YOLOv8 dan pemantauan iluminasi berbasis luxmeter. Sistem ini dikembangkan menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang melibatkan kalibrasi kamera stereo, integrasi perangkat keras-perangkat lunak, pengujian eksperimental, dan validasi terhadap pengukuran manual. Dua kamera USB Logitech C270 dengan baseline tetap 50 cm dikalibrasi menggunakan pola papan catur 9 × 6 dan diproses menggunakan OpenCV dan Python. Objek kendaraan dan roda dideteksi menggunakan model YOLOv8 dengan estimasi disparitas stereo yang dilakukan menggunakan Semi-Global Block Matching (SGBM) dan metode triangulasi untuk menghitung Panjang Keseluruhan (OAL), Overhang Depan (FOH), Jarak Sumbu Roda (WB), Overhang Belakang (ROH), dan Tinggi Keseluruhan (OAH). Kondisi pencahayaan lingkungan dipantau menggunakan luxmeter pada rentang iluminasi 5.000-100.000 lux. Hasil eksperimen menunjukkan tingkat keberhasilan kalibrasi stereo sebesar 96% dari 100 pasang gambar stereo. Sistem yang dikembangkan mencapai akurasi pengukuran rata-rata sebesar 98,58%, 98,92%, dan 98,89% pada jarak pengujian 7 m, 8 m, dan 9 m, sedangkan akurasi tertinggi sebesar 99,44% diperoleh pada konfigurasi T_8M_LC di bawah kondisi iluminasi stabil. Analisis efisiensi operasional menunjukkan bahwa proses pengukuran otomatis, termasuk akuisisi gambar dan pemrosesan komputasi, mengurangi total waktu pengukuran dari 187 detik pada pengukuran manual menjadi 5 detik pada sistem otomatis, yang sesuai dengan peningkatan efisiensi sebesar 97,32%. Hasil menunjukkan bahwa sistem visi stereo yang diusulkan memberikan pengukuran dimensi kendaraan yang akurat, efisien, dan tahan terhadap perubahan pencahayaan, yang cocok untuk aplikasi inspeksi kendaraan bermotor otomatis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kamera Stereo, Pengukuran Dimensi Kendaraan, YOLOv8 |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 23031001 23031001 |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:44 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:44 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4875 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
