ANALISIS OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL KALITANJUNG KOTA CIREBON MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 DAN SIMULASI PTV VISSIM

ADRIAN, ARI (2026) ANALISIS OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL KALITANJUNG KOTA CIREBON MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 DAN SIMULASI PTV VISSIM. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22013065-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (944kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22013065-SKRIPSI-BAB 1.pdf

Download (123kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22013065-SKRIPSI-BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22013065-SKRIPSI-BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22013065-SKRIPSI-BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22013065-SKRIPSI-BAB 5.pdf

Download (107kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22013065-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Cirebon yang meningkat sebesar 12,74% per tahun menyebabkan kemacetan dan penurunan tingkat pelayanan pada persimpangan, terutama pada Simpang Tiga Tak Bersinyal Kalitanjung Kota Cirebon. Pertumbuhan kendaraan yang melampaui kapasitas jalan akan berdampak pada panjang antrean disetiap pendekat, tingginya tundaan, dan penurunan efisiensi lalu lintas. Kondisi tersebut diperlukan upaya optimalisasi kinerja simpang untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas. Penelitian bertujuan menganalisis kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Kalitanjung menggunakan metode PKJI 2023 dan melakukan simulasi optimalisasi kinerja simpang dengan software PTV VISSIM. Data volume lalu lintas dikumpulkan survei traffic counting pada weekdays dan weekend dengan waktu pengamatan pagi (06.00–08.00), siang (11.00–13.00), dan sore (16.00–18.00). Optimalisasi dilakukan 17 skenario kombinasi rekayasa lalu lintas, meliputi penerapan APILL 2 fase, APILL 3 fase, penambahan pulau kanalisasi, perubahan simpang bundaran, dan penambahan rambu serta marka. Analisis kinerja simpang dinilai dari derajat kejenuhan, tundaan, antrean, dan tingkat pelayanan. Hasil penelitian di Simpang Kalitanjung Kota Cirebon menunjukkan bahwa pada jam puncak weekday pukul 16.30–17.30. Derajat kejenuhan mencapai 1,01 dengan panjang antrean masing-masing 62,70 m di kaki barat, 43,50 m di kaki utara, dan 87,80 m di kaki selatan, sehingga diperlukan intervensi rekayasa lalu lintas. Hasil simulasi PTV VISSIM menunjukkan bahwa skenario paling efektif adalah S14 dengan kombinasi APILL 2 fase, pulau kanalisasi, dan rambu serta marka yang menurunkan tundaan dari 19,33 menjadi 14,87 detik/kendaraan (turun 23,07%) dan panjang antrean rata-rata menjadi 44,87 meter (turun 30,62%) meningkatkan tingkat pelayanan dari C menjadi B. Skenario terbaik berdasarkan hasil simulasi memberikan alternatif perencanaan yang efektif untuk mengoptimalkan kinerja Simpang Kalitanjung dan dapat menjadi dasar pertimbangan bagi Dinas Perhubungan Kota Cirebon dalam menetapkan prioritas penanganan simpang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Simpang Tak Bersinyal, Optimalisasi Simpang, PKJI 2023, PTV VISSIM, Tingkat Pelayanan.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: Ari Adrian Ari Adrian
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:23
Last Modified: 14 Jul 2026 03:23
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4850

Actions (login required)

View Item View Item