PARASAYU, VARENDA GESTU (2026) ANALISIS PERFORMA MESIN DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR VARIO 125 CC DAN 150 CC MENGGUNAKAN VARIASI CAMPURAN PERTALITE ETANOL. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23031023_KKW_ABSTRAK.pdf Download (513kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23031023_KKW_BAB 1.pdf Download (389kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23031023_KKW_BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (845kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23031023_KKW_BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (802kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23031023_KKW_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (659kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23031023_KKW_BAB 5.pdf Download (291kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23031023_KKW_LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (692kB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia merupakan pengguna sepeda motor terbesar di dunia dengan lebih dari 125 juta unit dan Pertalite (RON 90) sebagai BBM yang paling banyak dikonsumsi. Tingginya ketergantungan pada bahan bakar fosil mendorong pemerintah menargetkan pencampuran etanol hingga 10% (E10) melalui Permen ESDM No. 12 Tahun 2015. Munculnya fenomena motor “brebet” di Jawa Timur yang diduga akibat kandungan etanol tak sesuai spesifikasi melatarbelakangi perlunya kajian ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi campuran etanol-pertalite (E3, E6, E9, E10, E12, E15) terhadap daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar pada Honda Vario 125 cc dan 150 cc. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif dengan objek dua unit Honda Vario 125 cc dan 150 cc. Pengujian performa mesin dilakukan menggunakan alat dynotest pada putaran mesin (RPM) 4.500, 6.500, dan 8.500, sedangkan konsumsi bahan bakar diukur dengan metode burret pada jalan datar. Variabel bebas berupa kadar etanol (E0–E15), variabel terikat berupa daya, torsi, dan konsumsi bahan bakar, dan data dianalisis secara untuk menemukan komposisi campuran yang paling optimal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran etanol berpengaruh nyata terhadap performa dan konsumsi bahan bakar kedua kendaraan. Vario 150 cc mencapai hasil optimal pada E10 dengan konsumsi 31,4 km/liter, sementara Vario 125 cc efisien pada E6 (38 km/liter) penggunaan campuran etanol 10% (E10) pada motor Vario 150 cc memberikan pengaruh paling optimal dibandingkan pertalite murni, yaitu meningkatkan daya mesin sebesar 8,42%, torsi sebesar 8,65%, serta efisiensi konsumsi bahan bakar sebesar 7,53%. Untuk motor Vario 125 cc pencampuran optimal pada 12% (E12) dengan daya meningkat 4,41%, torsi meningkat 6,41%. Disarankan pencampuran etanol disesuaikan spesifikasi kendaraan, tidak melebihi E6 untuk mesin 125 cc, serta perlunya penelitian lanjutan mencakup emisi gas buang dan dampak jangka panjang pada komponen mesin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertalite-Etanol, Performa Mesin, Konsumsi Bahan Bakar, Dynotest |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | VARENDA GESTU PARASAYU |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:18 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:18 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
