PUSDOKO, SATRIO RAFID ADANI (2026) STUDI EKSPERIMENTAL REDUKSI EMISI GAS BUANG DENGAN KATALIS MULTIMATERIAL BERDASARKAN STOIKIOMETRI REAKSI KATALITIK MESIN BENSIN. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23031020-KKW-ABSTRAK.pdf Download (855kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23031020-KKW-BAB_1.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23031020-KKW-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (842kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23031020-KKW-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23031020-KKW-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23031020-KKW-BAB_5.pdf Download (300kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23031020-KKW-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan kendaraan bermotor Indonesia yang melampaui 150 juta unit meningkatkan pencemaran udara perkotaan, utamanya emisi CO dan HC dari kendaraan niaga lama berkarburator yang kerap melampaui baku mutu uji emisi. Catalytic converter berbasis logam mulia dinilai terlalu mahal untuk armada kendaraan tua, sehingga dibutuhkan alternatif berbahan lokal yang ekonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja catalytic converter multimaterial berbasis zeolit clinoptilolite, tembaga, dan kuningan dalam mereduksi emisi CO dan HC pada Suzuki Carry Pick Up 2005 sebagai solusi alternatif kendaraan niaga lama. Penelitian menggunakan metode eksperimen deskriptif kuantitatif dengan objek Suzuki Carry Pick Up 2005 (kategori N, kendaraan tahun produksi sebelum 2007). Pengukuran emisi menggunakan gas analyzer Heshbon HG-250 di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Kediri dan analisis XRD di Lab. Material dan Metalurgi, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Ambang batas mengacu Permen LHK No. 8 Tahun 2023 (CO ≤ 4% vol; HC ≤ 1.100 ppm). Variabel bebas meliputi putaran mesin (800, 1.500, dan 3.000 rpm) dan jenis bahan bakar (RON 90, 92, dan 98), disertai karakterisasi X-Ray Diffraction (XRD) sebelum dan sesudah pengujian. Emisi baseline tercatat CO 8,83% vol dan HC 2.268 ppm, melebihi regulasi. Setelah pemasangan, rata-rata emisi CO turun 42,26% dan HC 54,93% (RON 90), dengan reduksi tertinggi pada 1.500 rpm (CO 50,61%; HC 60,87%). Reduksi CO meningkat seiring kenaikan oktan (47,45%–49,41%), sementara reduksi HC tertinggi pada RON 90 akibat kompatibilitas molekul HC dengan pori zeolit clinoptilolite. XRD mengonfirmasi stabilitas kristal zeolit pascapengujian yang membuktikan bahwa catalytic converter multimaterial lebih efektif dari tembaga tunggal dan mampu memenuhi baku mutu emisi yang berlaku. Disarankan penelitian lanjutan untuk mengkaji durabilitas jangka panjang zeolit dan mengoptimalkan variasi dimensi dan konfigurasi susunan material katalis
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Catalytic Converter Multimaterial, Emisi Gas Buang, Zeolit Clinoptilolite, Tembaga dan Kuningan, Reduksi CO dan HC, Kendaraan Niaga Lama, Baku Mutu Emisi |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 23031020 23031020 |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:43 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:43 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
