PREDIKSI TITIK POTENSI GENANGAN PADA RUAS JALAN TOL JOGJA SOLO KM 12 - KM 18

AMRULLAH, MUHAMMAD IHSAN (2026) PREDIKSI TITIK POTENSI GENANGAN PADA RUAS JALAN TOL JOGJA SOLO KM 12 - KM 18. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22013079-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22013079-SKRIPSI-BAB_1.pdf

Download (373kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22013079-SKRIPSI-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (954kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22013079-SKRIPSI-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22013079-SKRIPSI-BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22013079-SKRIPSI-BAB_5.pdf

Download (880kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22013079-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Genangan air pada permukaan jalan tol berpotensi memicu genangan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ruas Jalan Tol Jogja–Solo KM 12–KM 18 memiliki geometri bervariasi (segmen datar, superelevasi, dan zona transisi kemiringan) yang rentan menghambat aliran air, namun belum pernah dievaluasi secara teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting sistem drainase median, mengevaluasi kesesuaian kapasitas saluran terhadap debit hujan rencana, mengidentifikasi titik potensi genangan, dan merekomendasikan strategi mitigasi. Data dikumpulkan melalui survei lapangan serta data curah hujan dan geometrik saluran sebagai data sekunder, dengan analisis menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III, rumus Manning, dan perbandingan debit rencana terhadap kapasitas saluran ek sisting. Hasil menunjukkan drainase median KM 12–KM 18 didominasi 45 titik V-Ditch (lebar 150 cm, dalam 25 cm), 13 titik U-Ditch (lebar 70 cm, dalam 75 cm), dan 3 jembatan. Meski kondisi struktural masih baik, fungsi saluran menurun akibat kurangnya pemeliharaan: tanaman liar (51 titik), sedimentasi (7 titik), dan sampah (4 titik). Debit rencana tertinggi mencapai 7,1877 m³/detik (periode ulang 100 tahun), jauh melampaui kapasitas U-Ditch (2,6911 m³/detik) dan V-Ditch (2,3210 m³/detik). Dari 61 titik tinjauan, 17 titik berpotensi menyebabkan genangan, terutama akibat jarak aliran memanjang menuju inlet yang terlalu jauh (0,4–1,3 km). Titik berpotensi diklasifikasikan ke dalam tiga zona risiko: sangat tinggi (ΔQ ≤ −50%) di STA 12+000 12+800; tinggi (−50% < ΔQ ≤ −10%) di STA 12+900, 14+200, 14+400, dan 15+600–15+900; serta sedang (−10% < ΔQ ≤ 0%) di STA 14+300. Strategi mitigasi yang direkomendasikan mencakup redesain dimensi saluran, penambahan inlet drainase, dan normalisasi saluran melalui program pembersihan rutin. Kata Kunci: Drainase Median, Jalan Tol, Kapsitas Saluran, Potensi Genangan, Hidrologi, Hidrolika, Mitigasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Drainase Median, Jalan Tol, Kapsitas Saluran, Potensi Genangan, Hidrologi, Hidrolika, Mitigasi.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22013079 22013079
Date Deposited: 18 Jun 2026 06:19
Last Modified: 18 Jun 2026 06:19
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4686

Actions (login required)

View Item View Item