FITRIA, INA (2026) PEMETAAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SDI BERBASIS REGRESI SPASIAL DI KOTA SURABAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22011043-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (468kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
22011043-SKRIPSI-BAB I.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
22011043-SKRIPSI-BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (634kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
22011043-SKRIPSI-BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (584kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
22011043-SKRIPSI-BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
22011043-SKRIPSI BAB V.pdf Download (140kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011043-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat di Kota Surabaya telah meningkatkan volume lalu lintas secara signifikan sehingga mempercepat penurunan kondisi perkerasan jalan, khususnya pada ruas jalan arteri yang melayani arus distribusi logistik dan kendaraan berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), menganalisis hubungan spasial antara tingkat kerusakan dengan faktor penyebabnya, serta memetakan sebaran kerusakan jalan sebagai dasar perencanaan pemeliharaan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan integrasi metode SDI berbasis standar Bina Marga (2011) dan model Geographically Weighted Regression (GWR) sebagai instrumen analisis spasial. Objek penelitian mencakup 35 segmen jalan pada tiga ruas arteri Kota Surabaya, yaitu Jalan Margomulyo, Jalan Tanjungsari, dan Jalan H.R. Muhammad. Data sekunder meliputi nilai SDI dari Dinas PU Bina Marga, data lalu lintas harian rata-rata (LHR), persentase kendaraan berat, dan curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak satu pun segmen berada dalam kondisi baik; Jalan H.R. Muhammad mencatat rata-rata SDI tertinggi sebesar 159 (rusak berat), sementara Jalan Margomulyo dan Tanjungsari masing-masing 117,28 dan 108,54 (rusak ringan). Model GWR meningkatkan akurasi prediksi sebesar 8,44% dibandingkan OLS global (R² meningkat dari 0,262 menjadi 0,346), dengan persentase kendaraan berat terbukti menjadi faktor dominan di seluruh 35 segmen. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pemeliharaan jalan berbasis spasial yang mempertimbangkan heterogenitas lokal antar segmen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Surface Distress Index (SDI); Geographically Weighted Regression (GWR); Kerusakan Jalan; Analisis Spasial; Kota Surabaya. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011043 22011043 |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:01 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 03:39 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
