LAPORAN HASIL MAGANG 1 DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA

PRASETYO, FATKHUR ROHMAN EKO and PERDANA, BREZINKA AYU and FITRIA, INA and HUDA, RACHMAD MIFTAH (2026) LAPORAN HASIL MAGANG 1 DI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img] Text (ABSTRAK)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-ABSTRAK.pdf

Download (829kB)
[img] Text (BAB 1)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-BAB 1.pdf

Download (291kB)
[img] Text (BAB 2)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-BAB 4.pdf

Download (185kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22011009_22011039_22011043_22011050-MAGANG I-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (883kB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan transportasi perkotaan di Surabaya mendorong Pemerintah Kota untuk mengembangkan layanan Suroboyo Bus sebagai tulang punggung transportasi publik. Laporan ini merupakan hasil kegiatan magang kelompok di Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang dilaksanakan selama enam bulan, bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional, keselamatan, fasilitas halte, dan jumlah penumpang Suroboyo Bus pada periode 2021–2025. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pengumpulan data sekunder dari UPTD Pengelolaan Transportasi Umum, serta analisis data kecelakaan dan penumpang. Analisis mencakup tiga koridor utama, yaitu Suroboyo Bus R1/R2 (Terminal Purabaya–Tanjung Perak), Suroboyo Bus Double Decker, dan Suroboyo Bus Listrik (R3/R4), beserta kondisi seluruh halte pada masing-masing koridor. Hasil analisis menunjukkan tren penurunan kecelakaan yang signifikan, dari 20 kejadian pada tahun 2022 menjadi hanya 1 kejadian pada tahun 2025, yang mencerminkan efektivitas program keselamatan berbasis pelatihan pengemudi dan pengawasan GPS/CCTV. Koridor dengan risiko kecelakaan tertinggi meliputi Jl. Ahmad Yani, Jl. Darmo–Basuki Rahmat, dan Jl. Rajawali–Perak Timur. Sebagian besar kecelakaan bersifat ringan (62%) dan disebabkan oleh kelalaian pengendara lain (43%). Evaluasi fasilitas halte menunjukkan ketimpangan kualitas antara halte di pusat kota dan kawasan permukiman, sehingga disusun tiga rancangan desain halte berbasis SketchUp sebagai prototipe pengembangan. Rekomendasi meliputi peningkatan fasilitas keselamatan di koridor rawan, pengembangan halte yang inklusif, optimalisasi aplikasi GoBis, serta integrasi sistem operasional dengan Smart City Dashboard guna mendukung layanan transportasi publik yang berkelanjutan di Kota Surabaya. Kata kunci: Suroboyo Bus, keselamatan transportasi, fasilitas halte, kinerja operasional, transportasi publik perkotaan

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Suroboyo Bus, keselamatan transportasi, fasilitas halte, kinerja operasional, transportasi publik perkotaan
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011009 22011009
Date Deposited: 06 Jun 2026 22:35
Last Modified: 06 Jun 2026 22:35
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4593

Actions (login required)

View Item View Item