MARINIR, MUHAMMAD ZIDDAN REZKA NANDANA (2026) LAPORAN MAGANG 2 ANALISIS FATALITAS PADA DAERAH RAWAN KECELAKAAN (STUDI KASUS : TOL SURABAYA-MOJOKERTO). Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011021-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf Download (335kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011021-MAGANG 2-BAB_1.pdf Download (65kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011021-MAGANG 2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (73kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011021-MAGANG 2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (74kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011021-MAGANG 2-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22011021-MAGANG 2-BAB_5.pdf Download (67kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011021-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Jalan Tol Surabaya–Mojokerto merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas antarwilayah, namun karakteristik kecepatan tinggi pada jalan tol menyebabkan risiko kecelakaan dengan tingkat fatalitas yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan korban kecelakaan, mengidentifikasi karakteristik kecelakaan lalu lintas, serta mengevaluasi kondisi geometrik dan perlengkapan jalan pada daerah rawan kecelakaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer berupa observasi lapangan dan data sekunder berupa data kecelakaan tahun 2023–2025 yang diperoleh dari PT Jasamarga Surabaya–Mojokerto. Analisis tingkat fatalitas dilakukan menggunakan metode Case Fatality Rate (CFR), sedangkan karakteristik kecelakaan dianalisis berdasarkan faktor penyebab dan jenis tabrakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2023–2025 terjadi 206 kecelakaan dengan total 300 korban yang terdiri atas 252 korban luka ringan, 42 korban luka berat, dan 6 korban meninggal dunia. Nilai CFR tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar 5,13%, yang menunjukkan peningkatan tingkat fatalitas meskipun jumlah kecelakaan menurun. Faktor penyebab kecelakaan didominasi oleh faktor pengemudi, sedangkan jenis kecelakaan yang paling banyak terjadi adalah kecelakaan tunggal dan tabrak depan-belakang. Hasil observasi pada lokasi rawan kecelakaan KM 715–716 Jalur A menunjukkan bahwa kondisi geometrik dan perlengkapan jalan berada dalam kondisi baik, sehingga faktor manusia menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, upaya peningkatan keselamatan perlu difokuskan pada peningkatan kewaspadaan pengemudi, pemasangan rambu peringatan, serta pengawasan kepatuhan terhadap batas kecepatan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KECELAKAAN, FATALITAS KECELAKAAN, JALAN TOL, CASE FATALITY RATE, DAERAH RAWAN KECELAKAAN |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011021 22011021 |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:50 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:50 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
