ANALISIS DEFISIENSI GEOMETRIK JALAN TERHADAP RISIKO KECELAKAAN PADA RUAS JALAN NASIONAL BTS. PACITAN - BTS. TRENGGALEK

CAHYONO, REZA FITRAMA NUR (2026) ANALISIS DEFISIENSI GEOMETRIK JALAN TERHADAP RISIKO KECELAKAAN PADA RUAS JALAN NASIONAL BTS. PACITAN - BTS. TRENGGALEK. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
22011025-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (485kB)
[img] Text (BAB 1)
22011025-SKRIPSI-BAB_1.pdf

Download (109kB)
[img] Text (BAB 2)
22011025-SKRIPSI-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011025-SKRIPSI-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011025-SKRIPSI-BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
22011025-SKRIPSI-BAB_5.pdf

Download (118kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22011025-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (597kB) | Request a copy

Abstract

Kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan dengan kondisi geometrik yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan, terutama pada ruas dengan karakteristik tikungan dan tanjakan. Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas dari Polres Kabupaten Pacitan, ruas Jalan Bts. Pacitan – Bts. Trenggalek merupakan salah satu ruas jalan yang memiliki potensi lokasi rawan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting geometrik jalan pada segmen rawan kecelakaan, menganalisis tingkat defisiensi geometrik jalan menggunakan metode defisiensi, serta memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas. Penentuan lokasi penelitian dilakukan melalui analisis data kecelakaan menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) dan batas kendali atas (Upper Control Limit/UCL) untuk mengidentifikasi segmen blackspot. Hasil analisis menunjukkan bahwa segmen Desa Hadiwarno berada pada peringkat ketiga berdasarkan nilai EAN dan dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik geometrik berupa kombinasi tikungan dan tanjakan. Evaluasi kondisi eksisting menunjukkan beberapa ketidaksesuaian terhadap standar geometrik jalan yang meliputi parameter lebar jalur lalu lintas, lebar bahu jalan, ruang bebas samping, radius tikungan, jarak pandang henti, serta parameter alinyemen vertikal berupa kelandaian memanjang dan panjang kelandaian kritis. Hasil analisis defisiensi geometrik menunjukkan bahwa sebagian besar variabel berada pada kategori Tidak Berbahaya (79%), diikuti Cukup Berbahaya (16%), Berbahaya (4%), dan Sangat Berbahaya (1%). Segmen yang memerlukan penanganan teknis ditemukan pada STA 0+000–0+500, STA 1+000–1+500, dan STA 5+500–6+000. Rekomendasi teknis berupa perbaikan alinyemen horizontal dan vertikal melalui penyesuaian radius tikungan, peningkatan jarak pandang henti, serta penyesuaian kelandaian jalan dengan mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan Indonesia Tahun 2021 guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Keselamatan Jalan, Defisiensi Geometrik, Equivalent Accident Number, Blackspot, Desain Geometrik Jalan
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011025 22011025
Date Deposited: 25 May 2026 05:13
Last Modified: 25 May 2026 05:13
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4443

Actions (login required)

View Item View Item