ANALISIS HUBUNGAN DURASI PERJALANAN DAN PEMANFAATAN REST AREA TERHADAP KELELAHAN PADA RUAS TOL SURABAYA-MOJOKERTO

MUFTI, RIZQI AMALIA (2026) ANALISIS HUBUNGAN DURASI PERJALANAN DAN PEMANFAATAN REST AREA TERHADAP KELELAHAN PADA RUAS TOL SURABAYA-MOJOKERTO. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22013083-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22013083-SKRIPSI-BAB_1.pdf

Download (351kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22013083-SKRIPSI-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (632kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22013083-SKRIPSI-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (892kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22013083-SKRIPSI-BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22013083-SKRIPSI-BAB_5.pdf

Download (479kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22013083-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kelelahan pengemudi merupakan salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas pada ruas tol antarkota, khususnya pada segmen sebelum rest area yang menuntut konsentrasi tinggi dalam waktu berkendara yang panjang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara durasi perjalanan dan pemanfaatan rest area terhadap tingkat kelelahan pengemudi mobil penumpang pada Jalur A Ruas Tol Surabaya–Mojokerto, menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen Visual Analog Scale for Fatigue (VAS-F) terhadap 100 responden yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa durasi perjalanan berpengaruh signifikan terhadap kelelahan (nilai signifikansi <0,001; t hitung 9,762 > t tabel 1,98472) dengan kontribusi sebesar 49,3%, sementara pemanfaatan rest area juga berpengaruh signifikan (nilai signifikansi <0,001; t hitung 6,241) dengan kontribusi sebesar 28,3%. Analisis regresi linier berganda membuktikan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kelelahan (F hitung 51,799 > F tabel 3,09) dengan kemampuan menjelaskan variasi kelelahan sebesar 50,6%, di mana arah koefisien negatif pada variabel pemanfaatan rest area (−0,213) mengindikasikan bahwa semakin lama pengemudi memanfaatkan rest area maka semakin rendah tingkat kelelahan yang dialami. Kategorisasi menggunakan Three Box Method mengungkapkan bahwa 43% pengemudi berada pada kategori lelah dan 6% pengemudi pada kategori sangat lelah, dengan rata-rata durasi berkendara pada kedua kategori tersebut jauh melampaui batas 240 menit yang diatur dalam Undang - Undang Nomor 22 Tahun 2009, sehingga mengonfirmasi bahwa ketentuan regulasi tersebut secara empiris telah valid namun belum diiringi kepatuhan pengemudi yang optimal di lapangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan efektivitas fasilitas dan edukasi keselamatan di rest area sebagai upaya mitigasi risiko kecelakaan akibat kelelahan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: durasi perjalanan, pemanfaatan rest area, kelelahan pengemudi, visual analog scale, three box method
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22013083 22013083
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:22
Last Modified: 14 Jul 2026 03:22
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4849

Actions (login required)

View Item View Item