SIMANGUNSONG, BELLA PRASTICA NOVALIA BR. (2026) ANALISIS PENGARUH VARIASI PANJANG SELANG TERHADAP NILAI OPASITAS PADA ALAT UJI SMOKE TESTER. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
23033030-KKW-ABSTRAK.pdf Download (938kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
23033030-KKW-BAB_1.pdf Download (72kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
23033030-KKW-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
23033030-KKW-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
23033030-KKW-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
23033030-KKW-BAB_5.pdf Download (63kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
23033030-KKW-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (728kB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor berbahan bakar solar di Indonesia menyebabkan peningkatan pencemaran udara, sehingga pengujian emisi gas buang menjadi keharusan yang diatur oleh regulasi pemerintah. Nilai opasitas merupakan salah satu parameter utama dalam pengujian kendaraan diesel yang diukur menggunakan alat smoke tester. Pada praktiknya, selang pabrikan yang relatif pendek menyulitkan petugas karena alat uji harus dipindahkan mendekati kendaraan, sehingga membatasi fleksibilitas pengujian. Permasalahan tersebut mendorong perlunya kajian mengenai pengaruh variasi panjang selang terhadap hasil uji emisi serta besar penyimpangan yang terjadi dibandingkan dengan selang standar pabrikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi panjang selang terhadap hasil uji emisi gas buang serta besar penyimpangan yang terjadi dibandingkan selang standar pabrikan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Magelang, menggunakan dua kendaraan diesel sebagai objek penelitian yaitu bus sedang dan kendaraan khusus, serta alat smoke tester merk Certus. Pengujian dilakukan dengan membandingkan selang pabrikan (1 meter) terhadap variasi panjang 1,1 meter, 1,3 meter, 1,5 meter, 2 meter, dan 3 meter, masing-masing diuji 3 kali percobaan. Data diolah secara deskriptif kuantitatif dan dianalisis berdasarkan batas toleransi penyimpangan opasitas sesuai standar ISO 11614 yaitu 0,5% dari hasil opasitas yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang selang yang digunakan, nilai opasitas yang terbaca semakin menurun akibat meningkatnya pressure drop pada jalur aliran gas buang. Pada bus sedang panjang selang maksimal yang masih diperbolehkan adalah 1,1 meter dengan besar penyimpangan 0,43% dan panjang selang 1,3 meter untuk kendaraan khusus dengan penyimpangan 0,49%, sedangkan panjang selang 1,5 meter, 2 meter, dan 3 meter melampaui batas toleransi yang ditetapkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variasi panjang selang berpengaruh terhadap akurasi pengukuran opasitas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | opasitas, smoke tester, panjang selang, emisi gas buang, ISO 11614 |
| Subjects: | T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 23033030 23033030 |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 04:42 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 04:42 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
