RAFIANSYAH, ALIF (2026) ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN AIR CONDTIRIONER (AC) TERHADAP PERFORMA MESIN KENDARAAN TOYOTA AVANZA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22021004-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (387kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
22021004-SKRIPSI-BAB_1.pdf Download (156kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
22021004-SKRIPSI-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
22021004-SKRIPSI-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
22021004-SKRIPSI-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
22021004-SKRIPSI-BAB_5.pdf Download (88kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22021004-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (505kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pengoperasian sistem Air Conditioner (AC) terhadap karakteristik performa mesin pada kendaraan MPV Toyota Avanza 1.5 M/T. Masalah utama yang dikaji adalah sejauh mana beban mekanis dari kompresor AC memengaruhi output daya, torsi, efisiensi termal melalui suhu kerja, dan konsumsi bahan bakar pada berbagai tingkat putaran mesin (RPM). Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan pengujian beban penuh (Full Load) di atas chassis dynamometer. Data dikumpulkan pada rentang 1500 hingga 4500 RPM untuk membandingkan kondisi AC Off dan AC On. Parameter yang dianalisis mencakup daya mesin (Brake Horse Power), torsi, Engine Coolant Temperature (ECT), serta efisiensi bahan bakar yang direpresentasikan melalui Brake Specific Fuel Consumption (BSFC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi sistem AC memberikan beban tambahan pada poros engkol melalui v-belt, yang mengakibatkan penurunan performa di seluruh rentang RPM. Penurunan daya puncak tercatat sebesar 9,1 BHP (10,1%) pada 4500 RPM, sementara penurunan torsi maksimum mencapai 14,6 Nm (9,75%). Penggunaan AC juga memicu kenaikan suhu kerja mesin antara 3,0 °C hingga 5,3 °C karena peningkatan beban kerja mesin. Analisis efisiensi bahan bakar menunjukkan peningkatan nilai BSFC yang signifikan, terutama pada putaran tinggi, dengan kenaikan mencapai 48% yang disebabkan oleh strategi ECU dalam memperkaya campuran bahan bakar untuk mengompensasi beban AC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengoperasian AC secara konsisten menurunkan performa mekanis dan efisiensi operasional mesin kendaraan pada setiap tingkatan kecepatan yang diuji.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Performa Mesin, AC Mobil, BSFC, Suhu Mesin, Toyota Avanza, Chassis Dynamometer. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery T Technology > TL Motor vehicles. Aeronautics. Astronautics |
| Divisions: | Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif |
| Depositing User: | 22021004 22021004 |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:39 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:39 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4750 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
