ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU BERISIKO DAN KONFLIK LALU LINTAS DENGAN KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS JALAN WALISONGO)

NAVYANO, ICHA BERLIANA (2026) ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU BERISIKO DAN KONFLIK LALU LINTAS DENGAN KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS JALAN WALISONGO). Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22011012-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22011012-SKRIPSI-BAB_1.pdf

Download (104kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22011012-SKRIPSI-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (444kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011012-SKRIPSI-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (868kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011012-SKRIPSI-BAB_4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22011012-SKRIPSI-BAB_5.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22011012-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Jalan Walisongo merupakan jalan arteri primer di Kota Semarang dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) 53.765 kendaraan per hari yang beroperasi mendekati kapasitas maksimumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku berisiko dengan konflik lalu lintas dan kinerja ruas jalan yang diukur melalui derajat kejenuhan (DJ), serta merumuskan rekomendasi keselamatan. Pengamatan dilakukan pada tiga segmen (Pasar Mangkang, U-Turn Mr. DIY, Simpang Tiga PT KIW) dalam tiga periode waktu menggunakan rekaman video. Kinerja ruas jalan dihitung berdasarkan PKJI 2023 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan koreksi cluster-robust standard error. Selama pengamatan teridentifikasi perilaku berisiko yang terdiri dari PB1 (melebihi kecepatan), PB2 (pelanggaran lalu lintas), PB3 (manuver) dan PB4 (memotong jalur), serta 2.472 kejadian konflik lalu lintas yang didominasi konflik merging (46,8%) dengan frekuensi tertinggi di Segmen Simpang Tiga PT KIW (1.263 kejadian). Nilai rata-rata DJ sebesar 1,05 dengan puncak DJ = 1,46 pada pukul 07.00–07.15 WIB di Segmen Simpang Tiga PT KIW mengindikasikan kondisi jenuh secara umum. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan positif antara perilaku berisiko dan konflik lalu lintas (r = 0,710; p < 0,001). Hasil regresi linier berganda menunjukkan model secara simultan signifikan (F = 4,560; p = 0,003). Secara parsial, perilaku berisiko (X₁) berasosiasi positif dan signifikan dengan DJ (β = 0,000840; p < 0,001), sedangkan konflik lalu lintas (X₂) tidak berasosiasi signifikan dengan DJ (p = 0,175) karena merupakan konsekuensi dari kondisi arus yang padat, bukan penentu langsung kapasitas jalan. Model menjelaskan 16,70% variasi DJ (Adjusted R² = 0,167). Rekomendasi keselamatan meliputi sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pemasangan ETLE dan optimalisasi APILL di Simpang Tiga PT KIW, kanalisasi akses Pasar Mangkang, serta pelebaran radius U-Turn Mr. DIY sesuai standar Bina Marga.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Derajat Kejenuhan, Konflik Lalu Lintas, Perilaku Berisiko, Regresi Linier Berganda
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011012 22011012
Date Deposited: 24 Jun 2026 01:07
Last Modified: 24 Jun 2026 01:07
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4739

Actions (login required)

View Item View Item