YULFA, AQILLA AZIAN (2026) IDENTIFIKASI AKTIVITAS MENGEMUDI DAN CRITICAL TASK PADA LOKASI RAWAN KECELAKAAN MENGGUNAKAN HIERARCHICAL TASK ANALYSIS (HTA) (STUDI KASUS : TOL SURABAYA -GEMPOL). Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22011004-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf Download (436kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
22011004-SKRIPSI-BAB_1.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
22011004-SKRIPSI-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
22011004-SKRIPSI-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
22011004-SKRIPSI-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
22011004-SKRIPSI-BAB_5.pdf Download (144kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011004-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan serius yang menimbulkan kerugian fisik, material, dan psikologis. Jalan tol sebagai jalan bebas hambatan dengan kecepatan tinggi memiliki risiko kecelakaan yang signifikan, terutama pada lokasi rawan kecelakaan (blackspot). Sebagian besar kecelakaan dipicu oleh faktor manusia (human error), namun analisis yang dilakukan masih terbatas pada data makro dan belum mengkaji perilaku pengemudi secara rinci. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi critical task pengemudi pada lokasi rawan kecelakaan di Jalan Tol Surabaya–Gempol serta merumuskan intervensi keselamatan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk menganalisis aktivitas mengemudi dan mengidentifikasi tahapan aktivitas yang berisiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan. Data yang digunakan meliputi data kecelakaan, hasil observasi perilaku pengemudi, serta inventarisasi kondisi eksisting perlengkapan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Jalur A, critical task terletak pada respon pengemudi terhadap kondisi jarak tidak aman, yaitu tidak mengurangi kecepatan serta mengurangi kecepatan namun tidak efektif, yang berpotensi menyebabkan tabrakan depan – belakang. Pada Jalur B, critical task terletak pada perilaku pengemudi yang tidak mengurangi kecepatan saat berkendara dengan kecepatan tinggi, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan tunggal akibat kehilangan kendali. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan intervensi keselamatan berupa pemasangan rambu larangan, dan pemasangan rumble strip pada zona approach sebelum titik rawan kecelakaan. Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi dan mendorong penyesuaian kecepatan sesuai dengan kondisi lalu lintas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola jalan tol dalam upaya peningkatan keselamatan lalu lintas. Kata Kunci: kecelakaan lalu lintas, Hierarchical Task Analysis, critical task, human error, keselamatan jalan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: kecelakaan lalu lintas, Hierarchical Task Analysis, critical task, human error, keselamatan jalan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011004 22011004 |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:13 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:13 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4618 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
