LAPORAN MAGANG II ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIOEKONOMI DAN POLA PERJALANAN PELAJAR DENGAN PEMILIHAN MODA BATIK SOLO TRANS DI KAWASAN MANAHAN KOTA SURAKARTA

PUTRI, CARISSA RAHMA (2026) LAPORAN MAGANG II ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIOEKONOMI DAN POLA PERJALANAN PELAJAR DENGAN PEMILIHAN MODA BATIK SOLO TRANS DI KAWASAN MANAHAN KOTA SURAKARTA. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img] Text (ABSTRAK)
22011007-MAGANG 2-ABSTRAK.pdf

Download (924kB)
[img] Text (BAB 1)
22011007-MAGANG 2-BAB_1.pdf

Download (213kB)
[img] Text (BAB 2)
22011007-MAGANG 2-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011007-MAGANG 2-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011007-MAGANG 2-BAB_4.pdf

Download (125kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
22011007-MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB) | Request a copy

Abstract

Kota Surakarta menghadapi permasalahan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, dengan rasio kendaraan bermotor terhadap jumlah penduduk mencapai 81,2% pada tahun 2024. Kawasan Manahan sebagai pusat pendidikan dengan konsentrasi SMA/SMK yang tinggi turut berkontribusi terhadap peningkatan volume lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk. Meskipun Pemerintah Kota Surakarta telah menyediakan layanan Batik Solo Trans (BST), tingkat pemanfaatannya oleh pelajar masih tergolong rendah, yaitu load factor Koridor 4 sebesar 43,6% dan Koridor 5 sebesar 60,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sosio-ekonomi dan pola perjalanan pelajar di Kawasan Manahan, menganalisis hubungannya dengan pemilihan moda transportasi antara BST dan kendaraan pribadi, serta mengidentifikasi profil pengguna BST aktual. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 400 responden pelajar SMA/SMK di enam sekolah di Kawasan Manahan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, tabulasi silang (crosstab), dan uji chi-square melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 255 responden pengguna BST/Feeder dan kendaraan pribadi, hanya 18,4% menggunakan BST, sementara 81,6% menggunakan kendaraan pribadi. Terdapat enam variabel yang memiliki hubungan signifikan (p < 0,05) terhadap pemilihan moda, yaitu jenis kelamin (p < 0,001), besaran uang saku (p = 0,012), kepemilikan kendaraan pribadi (p < 0,001), kepemilikan SIM (p = 0,009), waktu berangkat (p < 0,001), dan waktu pulang (p = 0,041). Profil pengguna BST aktual didominasi oleh pelajar perempuan (70%), dengan uang saku di bawah Rp20.000 (78%), dan tidak memiliki kendaraan pribadi (86%), yang mengindikasikan dominasi captive users. Kesimpulannya, BST belum mampu menarik choice users untuk beralih dari kendaraan pribadi, sehingga diperlukan strategi peningkatan layanan secara bertahap meliputi optimalisasi jadwal armada, sosialisasi tarif pelajar, perbaikan infrastruktur halte, serta pengembangan sistem integrasi multi-moda jangka panjang.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Batik Solo Trans, pemilihan moda transportasi, karakteristik sosio-ekonomi, pola perjalanan, pelajar, uji chi-square
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011007 22011007
Date Deposited: 02 Jun 2026 03:31
Last Modified: 02 Jun 2026 03:31
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4533

Actions (login required)

View Item View Item