INAYATI, NABILLA RAHMA (2026) LAPORAN MAGANG INDIVIDU ANALISIS PREDIKSI VOLUME LALU LINTAS GERBANG TOL SOLO - YOGYAKARTA PERIODE LEBARAN 2026. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011048-MAGANG2-ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
22011048-MAGANG2-BAB_1.pdf Download (98kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011048-MAGANG2-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011048-MAGANG2-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011048-MAGANG2-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (269kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22011048-MAGANG2-BAB_5.pdf Download (100kB) |
Abstract
Peningkatan volume lalu lintas pada periode lebaran merupakan fenomena yang berulang setiap tahun dan berpotensi menimbulkan kemacetan, khususnya di gerbang tol sebagai titik masuk dan keluar kendaraan. Jalan Tol Solo - Yogyakarta sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memerlukan antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan guna mendukung kelancaraan arus mudik dan arus balik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan volume lalu lintas berdasarkan data historis, memproyeksikan volume kendaraan pada periode lebaran 2026, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan lalu lintas. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu data volume Tol Solo - Ngawi tahun 2023 hingga 2025 dan data volume per gerbang tol Solo - Yogyakarya periode H-7 hingga H+7 lebaran 2025. Metode analisis yang diterapkan adalah cumulative growth factor. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan volume lalu lintas sebesar 1,95% dari tahun 2023 ke 2024, kemudian mengalami penurunan 1,15% dari tahun 2024 ke 2025, sehingga rata-rata laju pertumbuhan sebesar 1%. Arus puncak mudik diprediksi pada H-2 (Kamis, 19 Maret 2026) dengan volume 40.989 kendaraan pada entrance dan 43.275 kendaraan pada exit, sedangkan arus puncak balik diprediksi terjadi H+1 (Minggu, 22 Maret 2026) dengan volume 53.089 kendaraan pada entrance dan 51.101 kendaraan pada exit. Gerbang Tol Prambanan tercatat sebagai titik dengan volume tertinggi. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan optimalisasi operasional gardu tol melalui penyiagaan petugas mobile reader serta penerapan manajemen lalu lintas berbasis prediksi seperti contraflow atau one-way di titik rawan kemacetan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | VOLUME LALU LINTAS, GERBANG TOL, PREDIKSI, CUMULATIVE GROWTH FACTOR, LEBARAN 2026 |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011048 22011048 |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:10 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:10 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
