RAMADHANI, ILHAM (2026) ANALISIS FASILITAS PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN KENDARAAN BERMOTOR DALAM PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN ANGKUTAN UMUM DI PT. NEW SHANTIKA BANGUN PERKASA. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22021019- MAGANG 2- ABSTRAK.pdf Download (330kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
22021019- MAGANG 2- BAB I.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
22021019- MAGANG 2- BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
22021019- MAGANG 2- BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
22021019- MAGANG 2- BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
22021019- MAGANG 2- BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (111kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan elemen ke-4 Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Kendaraan Bermotor dalam Sistem Manajemen Keselamatan Angkutan Umum (SMK PAU) di PT Shantika Bangun Perkasa sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2018. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih tingginya angka kecelakaan angkutan umum akibat ketidaksiapan kendaraan dan kurang optimalnya fasilitas pemeliharaan, sebagaimana tercatat dalam data kecelakaan perusahaan tahun 2023–2024. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan sequential. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 54 responden (mekanik dan pramudi), diuji validitas dan reliabilitas dengan SPSS. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam terhadap manager teknik, mekanik, dan pramudi, serta dokumentasi fasilitas. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen 4 secara keseluruhan berada pada kategori baik (persentase rata-rata 81,8 %), namun belum optimal. Komponen yang masih kurang lengkap meliputi: belum adanya Instruksi Kerja Ganti Filter Solar dan Instruksi Kerja Ganti Ban dalam dokumen SMK PAU, serta tidak tersedianya klinik kesehatan. Pelaksanaan SOP pengoperasian kendaraan, form pemeriksaan, dan inspeksi APAR sudah berjalan, tetapi masih terdapat ketidaksesuaian karena kurangnya sosialisasi berkala dan pengawasan. Rekomendasi yang diberikan adalah menyusun dan melengkapi Instruksi Kerja Ganti Filter Solar serta Ganti Ban, meningkatkan frekuensi penyuluhan/sosialisasi, memperkuat pengawasan pelaksanaan SOP, serta melengkapi fasilitas klinik kesehatan melalui kerja sama dengan puskesmas terdekat. Dengan demikian, penerapan SMK PAU di PT Shantika Bangun Perkasa diharapkan dapat lebih efektif dalam meningkatkan keselamatan operasional angkutan umum. Kata kunci: Fasilitas pemeliharaan dan perbaikan, Sistem Manajemen Keselamatan Angkutan Umum, PT Shantika Bangun Perkasa, mixed methods.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fasilitas pemeliharaan dan perbaikan, Sistem Manajemen Keselamatan Angkutan Umum, PT Shantika Bangun Perkasa, mixed methods. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Teknologi Rekayasa Otomotif > Teknologi Rekayasa Otomotif |
| Depositing User: | 22021019 22021019 |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 03:30 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 03:30 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4283 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
