IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KERJA DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA GEDUNG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR KOTA TEGAL

SURYANSYAH, ENDRI (2019) IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KERJA DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA GEDUNG PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR KOTA TEGAL. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
204017_SKRIPSI_ABSTRAK.pdf

Download (785kB)
[img] Text (BAB 1)
204017_SKRIPSI_BAB 1.pdf

Download (362kB)
[img] Text (BAB 2)
204017_SKRIPSI_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (634kB)
[img] Text (BAB 3)
204017_SKRIPSI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB)
[img] Text (BAB 4)
204017_SKRIPSI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
204017_SKRIPSI_BAB 5.pdf

Download (362kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
204017_SKRIPSI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor di gedung pengujian kendaraan bermotor Kota Tegal mengandung risiko bahaya kerja. Potensi bahaya kerja yang dihadapi oleh para pekerja setiap hari adalah terpapar emisi gas buang, hal ini mengakibatkan para pekerja sering mengalami sesak nafas dan batuk-batuk. Dengan melihat risiko bahaya yang ditimbulkan, maka perlu segera dilakukan sebuah usaha untuk mengendalikan risiko tersebut. Hal tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi potensi bahaya, memberikan penilaian risiko kerja serta memberikan rekomendasi teknik pengendalian risiko bahaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, telaah dokumen, dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik triangulasi dan metode analisis yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (HIRARC), data diolah menggunakan Microsoft Office Excel 2007. Selanjutnya untuk mendapatkan kevalidan/kelayakan hasil penelitian, dilakukan uji validasi instrumen oleh Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa telah teridentifikasi 19 potensi bahaya, dimana 3 (tiga) ranking tertinggi adalah terhirup partikulat debu sebanyak 16,2%, terhirup emisi gas buang sebanyak 12%, dan iklim kerja panas sebanyak 9,4%. Sedangkan hasil analisis risiko didapatkan nilai risiko dengan urutan kategori “risiko sedang” sebanyak 72%, kategori “risiko tinggi” sebanyak 19%, dan kategori “risiko rendah” sebanyak 9%. Teknik pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan cara substitusi, kontrol teknik, kontrol administrasi, dan penggunaan alat pelindung diri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bahaya, Risiko, HIRARC, Pengujian Kendaraan Bermotor
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: Admin RSTJ
Date Deposited: 27 Oct 2023 03:05
Last Modified: 27 Oct 2023 03:05
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/1982

Actions (login required)

View Item View Item