LAPORAN MAGANG II ANALISIS KINERJA GERBANG TOL KARANGANYAR PADA PERIODE NATAL DAN TAHUN BARU

WICAKSONO, MUHAMMAD ZAKY (2026) LAPORAN MAGANG II ANALISIS KINERJA GERBANG TOL KARANGANYAR PADA PERIODE NATAL DAN TAHUN BARU. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22011047_MAGANG 2-ABSTRAK.pdf

Download (707kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22011047_MAGANG 2-BAB_1.pdf

Download (318kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22011047_MAGANG 2-BAB_2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011047_MAGANG 2-BAB_3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (772kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 4)
22011047_MAGANG 2-BAB_4.pdf

Download (149kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22011047_MAGANG 2-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas sebesar 40% pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Gerbang Tol Karanganyar (Ruas Tol Solo-Ngawi) berpotensi memicu antrean panjang dan penurunan kualitas pelayanan yang tidak sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol. Penelitian laporan magang ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional gerbang tol eksisting serta mengevaluasi simulasi penambahan gardu masuk (Skenario 1 dan Skenario 2) ditinjau dari indikator intensitas pelayanan, jumlah kendaraan dalam antrean, dan waktu tunggu dalam antrean. Metode pengumpulan data primer dilakukan melalui traffic counting pada jam puncak periode Nataru 28 Desember 2025 dan pengukuran sampel waktu pelayanan transaksi menggunakan rumus Slovin. Analisis kinerja mengadopsi teori antrean disiplin First In First Out (FIFO) dengan model Single Channel (M/M/1) dan Multi Channel (M/M/s). Hasil analisis kondisi eksisting pada jam puncak (16:00–17:00 WIB) menunjukkan total volume kendaraan sebesar 1.223 smp/jam (700 smp/jam arah masuk dan 522 smp/jam arah keluar). Pada kondisi eksisting, arah masuk memiliki intensitas pelayanan sebesar 0,8, jumlah antrean sebesar 2,83 smp, dan waktu tunggu sebesar 14,4 detik, sedangkan arah keluar memiliki intensitas pelayanan sebesar 0,51, jumlah antrian sebesar 0,20 smp, dan waktu tunggu selama 1,37 detik. Untuk mengoptimalkan arus pada arah masuk yang tergolong overutilized, dilakukan perhitungan terhadap Skenario 1 dengan pengoperasian 3 gardu masuk (1 gardu multi dan 2 gardu satelit single), dan skenario 2 dengan 4 gardu masuk (1 gardu masuk multi dan 3 gardu satelit single) dan 2 gardu keluar multi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Skenario 1 merupakan skenario yang paling efektif dan efisien karena mampu menurunkan intensitas pelayanan masuk menjadi 0,53, memangkas panjang antrean gardu utama menjadi 0,72 smp, serta mempercepat waktu tunggu menjadi 10,44 detik pada gardu utama dan 2,88 detik pada gardu satelit. Pengoperasian gardu Skenario 1 direkomendasikan kepada PT. Jasamarga Solo-Ngawi sebagai strategi manajemen rekayasa lalu lintas saat puncak periode Nataru untuk mempertahankan SPM.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: GERBANG TOL, TEORI ANTRIAN, PANJANG ANTRIAN, WAKTU ANTRIAN, JASAMARGA
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011047 22011047
Date Deposited: 28 Jul 2026 04:35
Last Modified: 28 Jul 2026 04:35
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4947

Actions (login required)

View Item View Item