ANALISIS KOORDINASI SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN PTV VISSIM DAN METODE WASPAS UNTUK PEMILIHAN SKENARIO OPTIMAL

JOVIAN, AZEL RIZAL (2026) ANALISIS KOORDINASI SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN PTV VISSIM DAN METODE WASPAS UNTUK PEMILIHAN SKENARIO OPTIMAL. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
22011005-SKRIPSI-ABSTRAK.pdf

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
22011005-SKRIPSI-BAB 1.pdf

Download (160kB) | Preview
[img] Text (BAB 2)
22011005-SKRIPSI-BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
22011005-SKRIPSI-BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (597kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
22011005-SKRIPSI-BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 5)
22011005-SKRIPSI-BAB 5.pdf

Download (163kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
22011005-SKRIPSI-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kemacetan lalu lintas menjadi permasalahan utama di tiga simpang bersinyal yang berdekatan di Jalan Jenderal Sudirman, Yogyakarta, yaitu Simpang Empat Gramedia, Simpang Tiga KFC, dan Simpang Empat Tugu. Jarak antar simpang yang pendek menyebabkan penumpukan kendaraan, terutama pada jam puncak. Kondisi Eksisting ketiga simpang menunjukkan Level of Service (LOS) kategori F, dengan tundaan tertinggi pada kaki timur Simpang KFC sebesar 105 detik dan panjang antrean maksimum 152 meter pada kaki timur Simpang Gramedia. Penelitian ini menganalisis kinerja simpang sebelum dan sesudah koordinasi sinyal menggunakan simulasi PTV VISSIM. Koordinasi sinyal dilakukan sebagai upaya manajemen lalu lintas dengan mengoptimalkan waktu siklus secara terpadu pada ketiga simpang. Data primer yang dikumpulkan meliputi volume kendaraan, kecepatan, serta data geometrik dan waktu siklus Eksisting, dilengkapi data sekunder dari instansi terkait. Model simulasi dikalibrasi dan divalidasi menggunakan nilai GEH dan MAPE untuk memastikan keakuratan representasi lapangan. Pemilihan alternatif terbaik dilakukan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) dengan bobot kriteria berdasarkan penilaian para pakar. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Alternatif A1, yakni penerapan waktu siklus seragam 130 detik pada ketiga simpang, merupakan skenario terbaik dengan skor WASPAS sebesar 0,9655. Penerapan alternatif ini mampu menurunkan panjang antrean di Simpang Gramedia sebesar 39,96%, Simpang KFC sebesar 20,9%, dan Simpang Tugu sebesar 53,5%, sekaligus mengurangi tundaan secara signifikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: koordinasi simpang, kemacetan, PTV VISSIM, panjang antrean, tundaan, Level of Service (LOS), WASPAS.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: 22011005 22011005
Date Deposited: 25 Jun 2026 04:07
Last Modified: 25 Jun 2026 04:07
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4772

Actions (login required)

View Item View Item