MAHESWARA, ANDHIKA ADIWIDYA (2026) AUDIT KESELAMATAN JALAN BERDASARKAN LAIK FUNGSI JALAN DI RUAS JALAN RAYA SEMARANG - BAWEN KABUPATEN SEMARANG. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011032-Laporan Magang II-ABSTRAK.pdf Download (482kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
22011032-Laporan Magang II-BAB 1.pdf Download (142kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
22011032-Laporan Magang II-BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (364kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
22011032-Laporan Magang II-BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
22011032-Laporan Magang II-BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (467kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
22011032-Laporan Magang II-BAB 5.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011032-Laporan Magang II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) | Request a copy |
Abstract
Ruas Jalan Raya Semarang – Bawen merupakan jalan nasional arteri primer dengan karakteristik geometrik ekstrem berupa turunan panjang, tikungan tajam, dan tanjakan curam, sehingga tercatat sebagai ruas dengan frekuensi kecelakaan tertinggi di Kota Semarang berdasarkan data Polres Kota Semarang tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kategori kelaikan fungsi jalan serta menganalisis peluang dan tingkat risiko defisiensi keselamatan infrastruktur jalan. Pendekatan yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 yang mencakup tujuh aspek teknis kelaikan fungsi jalan. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan pada ruas sepanjang 1,8 km yang dibagi menjadi 18 segmen dengan interval 100 meter. Penilaian risiko dihitung menggunakan metode perkalian nilai peluang dan nilai dampak defisiensi keselamatan infrastruktur jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek struktur perkerasan jalan berada dalam kategori Laik (L) dengan tingkat risiko Tidak Berbahaya (TB). Sebaliknya, komponen marka, rambu, separator, Ruang Pengawasan Jalan, dan fasilitas pendukung lalu lintas dominan berkategori Tidak Laik Fungsi (TLF) dengan tingkat risiko Sangat Berbahaya (SB). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidaklaikan fungsi jalan bersumber pada defisiensi perlengkapan jalan, ketidaksesuaian pemanfaatan ruang jalan, serta lemahnya optimalisasi manajemen dan rekayasa lalu lintas, sehingga diperlukan penanganan terprioritas untuk mereduksi potensi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Audit Keselamatan Jalan, Laik Fungsi Jalan, Defisiensi Infrastruktur Jalan, Risiko Kecelakaan, Jalan Semarang–Bawen |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011032 22011032 |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 06:23 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 06:23 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4689 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
