FADHILAH, MUHAMMAD (2026) PENINGKATAN KESELAMATAN PERLINTASAN SEBIDANG DI JPL 154 JALAN TUPAREV KABUPATEN KARAWANG. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011020_MAGANG 2 - ABSTRAK.pdf Download (300kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22011020_MAGANG 2 - BAB 1.pdf Download (91kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22011020_MAGANG 2 - BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (478kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22011020-MAGANG 2 - BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22011020_MAGANG 2 - BAB 4.pdf Download (86kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011020_ MAGANG 2 - LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (791kB) | Request a copy |
Abstract
Perlintasan sebidang merupakan titik konflik antara perjalanan kereta api dan arus lalu lintas jalan yang memiliki potensi tinggi terhadap terjadinya kecelakaan serta kemacetan. JPL 154 Jalan Tuparev Kabupaten Karawang merupakan salah satu perlintasan sebidang yang berada pada kawasan strategis dengan volume lalu lintas tinggi dan frekuensi perjalanan kereta api yang padat, sehingga diperlukan upaya peningkatan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan pada JPL 154 Jalan Tuparev, melakukan inventarisasi perlengkapan jalan eksisting, serta memberikan rekomendasi peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang tersebut. Metode yang digunakan meliputi analisis kinerja ruas jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, evaluasi kesesuaian perlengkapan jalan berdasarkan regulasi perlintasan sebidang, analisis satuan mobil penumpang–kereta (SMPK), serta metode zero-one untuk menentukan alternatif konstruksi perlintasan tidak sebidang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 07.00–08.00 WIB sebesar 1.591,2 smp/jam dengan kapasitas jalan sebesar 2.856 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan sebesar 0,66 menunjukkan tingkat pelayanan jalan kategori C, yaitu arus lalu lintas stabil dengan kepadatan sedang. Hasil inventarisasi menunjukkan masih terdapat kekurangan perlengkapan keselamatan seperti tidak tersedianya warning light, marka jalan, dan pita penggaduh pada lokasi perlintasan. Analisis SMPK menghasilkan nilai sebesar 299.306,6 atau melebihi batas 35.000, sehingga perlintasan wajib ditingkatkan menjadi tidak sebidang. Berdasarkan metode zero-one, alternatif pembangunan underpass memperoleh nilai tertinggi sebesar 80% dibandingkan flyover sebesar 20%, sehingga direkomendasikan sebagai solusi peningkatan keselamatan pada JPL 154 Jalan Tuparev Kabupaten Karawang.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | perlintasan sebidang, keselamatan transportasi, SMPK, metode zero-one, underpass, Jalan Tuparev Karawang. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011020 22011020 |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 08:16 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 08:16 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4484 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
