JUNAIDI, MUHAMMAD FATHAN (2026) PERENCANAAN TRAYEK ANGKUTAN WISATA DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN LUMAJANG. Project Report. POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN, TEGAL. (Submitted)
|
Text (ABSTRAK)
22011046-Laporan Magang II-ABSTRAK.pdf Download (531kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
22011046-Laporan Magang II-BAB 1.pdf Download (121kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
22011046-Laporan Magang II-BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (375kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
22011046-Laporan Magang II-BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
22011046-Laporan Magang II-BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
22011046-Laporan Magang II-BAB 5.pdf Download (67kB) | Preview |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22011046-Laporan Magang II-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) | Request a copy |
Abstract
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang memiliki tingkat kunjungan tinggi, sehingga membutuhkan sistem transportasi wisata yang terencana, aman, nyaman, dan sesuai dengan karakteristik perjalanan wisatawan. Laporan magang ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan angkutan wisata, menentukan jenis kendaraan yang sesuai, merencanakan trayek angkutan wisata, serta menyusun manajemen operasional angkutan wisata menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui jalur Kabupaten Lumajang. Metode yang digunakan adalah pendekatan Demand Based Planning dengan pengumpulan data primer melalui survei wisatawan dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan melalui identifikasi karakteristik permintaan perjalanan, matriks asal-tujuan, penentuan rute, kebutuhan armada, waktu operasional, headway, frekuensi layanan, dan pertimbangan Biaya Operasional Kendaraan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah populasi wisatawan pada empat destinasi kajian sebesar 709.904 orang, dengan sampel penelitian sebanyak 400 responden. Pola perjalanan wisatawan terkonsentrasi pada satu koridor utama dari wilayah Lumajang menuju kawasan TNBTS, sehingga rute angkutan wisata ditetapkan sebagai rute tetap mengikuti jaringan jalan eksisting. Armada yang dianalisis meliputi Jeep Short, Jeep Long, dan Hiace, dengan kebutuhan armada berbeda pada setiap rute sesuai tingkat permintaan dan kondisi medan. Layanan dirancang beroperasi pukul 03.00–18.00 WIB dengan pengaturan jadwal dan headway untuk mengurangi penumpukan kendaraan. Perencanaan trayek ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, efisiensi perjalanan, keselamatan, serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan TNBTS.
| Item Type: | Monograph (Project Report) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | angkutan wisata, perencanaan trayek, Demand Based Planning, TNBTS, Kabupaten Lumajang. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan |
| Depositing User: | 22011046 22011046 |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 01:10 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 01:10 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
