SIHOMBING, CELVIN AGUSTINUS (2026) KOMPARASI WAKTU PENGISIAN ANGIN PADA PENGGUNAAN REM DAN KLAKSON. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.
|
Text (ABSTRAK)
22031039-KKW-ABSTRAK.pdf Download (886kB) |
|
|
Text (BAB 1)
22031039-KKW-BAB_1.pdf Download (181kB) |
|
|
Text (BAB 2)
22031039-KKW-BAB_2.pdf Restricted to Registered users only Download (995kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
22031039-KKW-BAB_3.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
22031039-KKW-BAB_4.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
22031039-KKW-BAB_5.pdf Download (172kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
22031039-KKW-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Sistem rem angin pada bus bekerja dengan memanfaatkan udara bertekanan yang tersimpan di dalam tangki udara. Pada kendaraan bus, klakson angin menggunakan sumber udara yang sama dengan sistem pengereman, sehingga penggunaannya diduga dapat mempengaruhi kestabilan tekanan udara serta memperlambat proses pengisian tekanan udara setelah dilakukan pengereman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan klakson angin terhadap waktu pengisian tekanan udara pada sistem rem kendaraan, serta membandingkan waktu pengisian berdasarkan variasi jumlah injakan pedal rem dan durasi penggunaan klakson. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan teknik komparasi. Pengujian dilakukan pada kendaraan chassis bus dengan variasi injakan pedal rem sebanyak 1 kali, 3 kali dan 5 kali, serta variasi durasi klakson selama 10 detik, 15 detik dan 20 detik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenits Levene dan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan klakson angin cenderung menyebabkan waktu pengisian tekanan udara menjadi lebih lama. Pada pengujian 3 kali injakan rem, waktu pengisian tanpa klakson tercatat sebesar 77.62 detik, sedangkan pada kondisi dengan klakson meningkat menjadi 124.81 detik (10 detik), 135.28 detik (15 detik) dan 144.97 detik (20 detik). Namun demikian, berdasarkan hasil uji One Way ANOVA, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.584 (> 0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi durasi klakson antara 10 hingga 20 detik tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap waktu pengisian tekanan udara. Dengan kata lain, meskipun terdapat peningkatan waktu pengisian, sistem pneumatik kendaraan masih mampu menjaga tekanan udara tetap stabil dalam batas normal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rem Angin, Klakson Angin, Tekanan Udara, Waktu Pengisian, One Way ANOVA |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif |
| Depositing User: | 22031039 22031039 |
| Date Deposited: | 13 May 2026 01:50 |
| Last Modified: | 13 May 2026 01:50 |
| URI: | http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/4393 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
