ANALISIS PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN PERILAKU PENGEMUDI PENGANGKUT BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI PT. SAMATOR CABANG GRESIK

CAHYANINGTYAS, MEILISA INDI (2021) ANALISIS PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, DAN PERILAKU PENGEMUDI PENGANGKUT BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DI PT. SAMATOR CABANG GRESIK. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
17010437_SKRIPSI_ABSTRAK.pdf

Download (659kB)
[img] Text (BAB 1)
17010437_SKRIPSI_BAB 1.pdf

Download (229kB)
[img] Text (BAB 2)
17010437_SKRIPSI_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text (BAB 3)
17010437_SKRIPSI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB)
[img] Text (BAB 4)
17010437_SKRIPSI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
17010437_SKRIPSI_BAB 5.pdf

Download (164kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
17010437_SKRIPSI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (758kB)

Abstract

PT. Samator Cabang Gresik Jawa Timur merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengelolahan gas yang tergolong pada barang berbahaya dan beracun (B3), dimana perusahaan ini menyediakan jasa pengelolahan, pengangkutan dan pendistribusian gas asetilena, gas oksigen, gas nitrogen, gas argon, gas karbondiksida, gas hidrogen dan gas campuran atau mixed gas, macam-macam gas ini termasuk dalam golongan bahan berbahaya dan beracun (B3). Proses pengangkutan barang berbahaya dan beracun (B3) harus mendapatkan penanganan yang tepat, hal ini dikarenakan dapat menimbulkan kondisi yang tidak aman yang dapat berdampak buruk terhadap tenaga kerja, lingkungan, dan masyarakat apabila terjadi ledakan, keracunan, dan kebakaran. Dalam proses pengangkutan bahan berbahaya dan beracun membutuhkan pengemudi yang berkompeten dalam pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pengemudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pengemudi saat mengemudikan kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3). Metode yang digunakan adalah metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), metode ini digunakan untuk menganalisis potensi kegagalan, dan efek apa yang akan ditimbulkan dari kegagalan, serta aksi penanganan masalah tersebut. Berdasarkan metode tersebut dihasilkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi pertama yaitu indikator pengetahuan pengemudi karena kurang mengetahui SOP mengemudikan kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3), nilai RPN tertinggi kedua pada indikator keterampilan item usia dimana terdapat pengemudi yang sudah melewati batas usia maksimal yaitu 50 Tahun, dan nilai RPN tertinggi ketiga yaitu dari indikator keterampilan pada item memiliki sertifikat kompetensi mengemudi kendaraan B3 dimana didapatkan lima pengemudi yang tidak memiliki setrifikat kompetensi mengemudi kendaraan B3.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: PT. SAMATOR Cabang Gresik, Pengangkutan B3, Metode FMEA, Risk Priority Number (RPN)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: Admin RSTJ
Date Deposited: 04 Dec 2023 08:20
Last Modified: 04 Dec 2023 08:20
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/2190

Actions (login required)

View Item View Item