SIMULASI PENERAPAN APILL PADA SIMPANG STAGGER GUNA MENGURANGI JUMLAH KONFLIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : SIMPANG STAGGER TAK BERSINYAL KOTA MOJOKERTO)

WAHANA, MOHAMAD IZZI (2020) SIMULASI PENERAPAN APILL PADA SIMPANG STAGGER GUNA MENGURANGI JUMLAH KONFLIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : SIMPANG STAGGER TAK BERSINYAL KOTA MOJOKERTO). Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
16010304_SKRIPSI_ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
16010304_SKRIPSI_BAB 1.pdf

Download (384kB)
[img] Text (BAB 2)
16010304_SKRIPSI_BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (916kB)
[img] Text (BAB 3)
16010304_SKRIPSI_BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (630kB)
[img] Text (BAB 4)
16010304_SKRIPSI_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
16010304_SKRIPSI_BAB 5.pdf

Download (377kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
16010304_SKRIPSI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Persimpangan merupakan tempat bertemunya kendaraan yang satu dengan kendaraan yang lain dari arah yang bertentangan yang biasa disebut dengan konflik lalu lintas. Pengendalian konflik yang benar atau sesuai sangat diperlukan guna mengurangi potensi terjadinya tabrakan antar kendaraan. Simpang stagger Kota Mojokerto, merupakan simpang tak bersinyal yang memiliki empat kaki pendekat dimana salah satu kaki pendekat simpang bergeser ke kiri sehingga tidak lurus dengan kaki pendekat simpang didepannya. Pada simpang stagger di Kota Mojokerto belum diatur arus lalu lintasnya. Hal ini yang menyebabkan konflik persimpangan banyak terjadi. Oleh karenanya pada daerah persimpangan perlu diupayakan suatu pengaturan atau pengendalian yang baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah vissim untuk analisis kinerja simpang kondisi eksisting dan kondisi penanganan simpang. SSAM untuk analisis konflik lalu lintas yang terjadi pada simpang. Langkah selanjutnya adalah memberikan alternatif penanganan dari permasalahan konflk lalu lintas yaitu dengan pengaturan 2 fase dan 3 fase. Kemudian dilakukan perbandingan dengan kondisi eksisting terkait pengurangan konflik lalu lintas dan kinerja simpang. Alternatif penanganan simpang yang dipilih yaitu penambahan APILL dengan pangaturan 2 fase dan waktu siklus 32 detik karena Pada alternatif ini mampu menurunkan konflik lalu lintas sebanyak 31% dan nilai tundaan 17,33 dengan tingkat pelayanan B. Dengan penurunan konflik lalu lintas dan tingkat pelayanan simpang yang baik maka tingkat keselamatan simpang stagger akan meningkat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Simpang, Konflik, Vissim, SSAM
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Rekayasa Sistem Transportasi Jalan > Rekayasa Sistem Transportasi Jalan
Depositing User: Admin RSTJ
Date Deposited: 15 Sep 2023 03:40
Last Modified: 15 Sep 2023 03:40
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/1882

Actions (login required)

View Item View Item