PENGARUH PERBEDAAN TEKANAN ANGIN BAN KENDARAAN ISUZU TLD 24 C TERHADAP HASIL PENGUJIAN REM DI UPTD PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR WIYUNG KOTA SURABAYA

SA’DIYAH, NUR HALIMATUS (2020) PENGARUH PERBEDAAN TEKANAN ANGIN BAN KENDARAAN ISUZU TLD 24 C TERHADAP HASIL PENGUJIAN REM DI UPTD PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR WIYUNG KOTA SURABAYA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN.

[img] Text (ABSTRAK)
17030386-KKW-ABSTRAK.pdf

Download (940kB)
[img] Text (BAB 1)
17030386-KKW-BAB 1.pdf

Download (385kB)
[img] Text (BAB 2)
17030386-KKW-BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (741kB)
[img] Text (BAB 3)
17030386-KKW-BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 4)
17030386-KKW-BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
17030386-KKW-BAB 5.pdf

Download (382kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
17030386-KKW-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kendaraan adalah suatu sarana angkut di jalan yang terdiri atas kendaraan bermotor dan kendaraan tidak bermotor sesuai dengan PP nomor 55 tahun 2012 pasal 1. Tekanan angin ban yang kurang pada kendaraan menimbulkan dampak negatif yaitu pengereman tidak maksimal. Penelitian ini membahas tentang pengaruh perbedaan tekanan angin ban terhadap hasil pengujian rem di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung Kota Surabaya, pada mobil barang Isuzu TLD 24 C bak terbuka dengan variasi tekanan angin ban menggunakan alat uji brake tester guna menentukan nilai pengaruh perbedaan tekanan angin ban terhadap efisiensi pengereman dan lebar tapak ban pada kendaraan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental pada kendaraan tanpa beban, beban < 10% JBI dan beban > 10% JBI. Namun pada penelitian efisiensi rem dengan beban > 10% JBI, efisiensi rem tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan pada PP nomor 55 tahun 2012 pasal 67 ayat 1. Efisiensi rem paling besar dengan nilai 48.9% sedangkan efisiensi rem paling kecil dengan nilai 41%. Pada penelitian efisiensi rem kendaraan tanpa beban terdapat penyimpangan yang besar, sumbu 1 bernilai 18.8% dan sumbu 2 bernilai 8.5%. Keduanya tidak memenuhi standar yang ditetapkan JIS. Oleh karena itu, perlunya peninjauan kembali pada PM 134 tahun 2015 pasal 26 ayat 6 mengenai toleransi beban dan PP nomor 55 tahun 2012 pasal 67 ayat 1 mengenai kelulusan pengujian rem tidak hanya mencantumkan efisiensi rem saja tetapi perlu ditambahkan peraturan mengenai penyimpangan rem pada kendaraan agar tidak membahayakan keselamatan di jalan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Ban, alat uji rem, efisiensi rem, lebar tapak ban, Isuzu TLD 24 C
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Teknologi Otomotif > Teknologi Otomotif
Depositing User: Admin TO
Date Deposited: 12 Jun 2023 03:58
Last Modified: 12 Jun 2023 03:58
URI: http://eprints.pktj.ac.id/id/eprint/1140

Actions (login required)

View Item View Item